14
February
Tumbuh kembang anak perlu terus dipantau sejak kelahirannya. Dan para ibu perlu tahu, ada tiga faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Mulai dari nutrisi, genetik dan lingkungan. Namun stimulus atau rangsangan juga sangat dibutuhkan selain tiga faktor utama.
Rangsangan yang baik dan tepat bisa sangat mendukung perkembangan si kecil agar lebih optimal. Namun, jika rangsangan secara maksimal telah diberikan, namun tak ada respons balik yang ditunjukkan oleh anak, hati-hati, ini bisa menjadi tanda bahaya dalam perkembangan anak. Selengkapnya »
23
May
Anak pertamaku yang berusia 4 tahunan sampai sekarang masih mengompol saat tidur dimalam hari. Kami mulai melatih toilet trainingnya sejak usia 2 tahunan. Sebenarnya pada saat itu dia sudah mulai terlatih untuk bangun tidur dimalam hari ketika ingin pipis.
Hanya saja kendalanya dia pipis dalam semalam berkali-kali bahkan terkadang setiap setengah jam sampai 1 jam sekali. Sehingga tidurnyapun terus terganggu sepanjang malam, begitu pula kami sebagai orangtuanya.
Akhirnya saya memakaikannya diapers dan memintanya untuk pipis saja disitu, tanpa harus terus terbangun dimalam hari.
Permasalahan lain yang juga di alami putri sulungku ini adalah, sejak kecil dia sering muntah-muntah. Selengkapnya »
13
September
KOMPAS.com — Usia 0-3 tahun adalah periode emas perkembangan otak bayi. Karena itu, orangtua perlu melakukan berbagai stimulasi untuk mengembangkan kecerdasan otaknya, entah itu dari segi nutrisi ataupun rangsangan berupa komunikasi, usapan, pandangan, atau pelukan untuk anak. Selain itu, ada pula stimulasi yang didapatkan dari musik, bacaan, atau mainan. Benarkah demikian? Apakah stimulasi jenis terakhir ini hanya merupakan mitos?
Dr John Medina, ahli biologi molekuler dari University of Washington School of Medicine dan penulis buku Brain Rules: 12 Principles for Surviving and Thriving at Work, Home and School, membeberkan sejumlah stimulasi otak yang tak sepenuhnya benar.
Beberapa mitos yang biasa beredar di masyarakat:
1. Memperdengarkan Mozart untuk bayi di dalam kandungan dapat meningkatkan kemampuan Matematika-nya kelak.
Fakta: Bayi hanya akan mengingat sesuatu setelah mereka lahir. Demikian juga dengan musik Mozart. Bayi Anda akan mengingatnya setelah mereka lahir, begitu pula dengan apa pun yang ia dengarkan, cium, atau rasakan di dalam rahim. Jika Anda ingin anak Anda memiliki nilai Matematika yang cukup baik, Anda dapat mengajarkan penguasaannya pada tahun-tahun awal.
2. Memberikan DVD pelajaran bahasa untuk bayi dan anak dapat meningkatkan kemampuan berbahasa mereka.
Fakta: Beberapa DVD bahasa justru sebenarnya dapat mengurangi kosakata anak batita. Memang benar bahwa berbagai kata yang Anda gunakan ketika berbicara dengan bayi dapat meningkatkan kosakata dan IQ-nya. Tetapi, kata-kata itu harus datang dari Anda, ibunya, yang mengajaknya berbicara dari waktu ke waktu.
3. Untuk meningkatkan kekuatan otak, anak-anak bisa diajarkan bahasa Perancis mulai usia 3 tahun, bermain dengan mainan-mainan yang merangsang otak, dan berbagai DVD pendidikan.
Fakta: Teknologi terbesar dalam meningkatkan otak anak adalah dengan kotak kardus polos, sekotak pensil warna, dan dua jam waktu yang digunakan. Sedangkan televisi merupakan cara terburuk untuk menstimulasi otak.
4. Mengatakan kepada anak bahwa mereka pintar dapat meningkatkan kepercayaan dirinya.
Fakta: Ternyata, bila selalu dipuji bahwa mereka pintar, anak akan menjadi enggan melakukan sesuatu hal yang menantang. Untuk mendorong agar anak kelak bisa menjadi pelajar atau mahasiswa yang cerdas, pujilah usahanya dalam mencapai prestasi tersebut.
5. Anak-anak dapat menemukan kebahagiaan dengan caranya sendiri.
Fakta: Kriteria terbesar dari kebahagiaan adalah memiliki teman. Bagaimana cara Anda mengajarkan kepada anak untuk mendapatkan dan menjaga hubungan pertemanan? Hal ini akan menunjukkan bahwa anak juga memiliki kemampuan menguraikan komunikasi nonverbal. Sedangkan cara yang bisa merusak kemampuan tersebut adalah mengirim SMS.
8
June
Suatu hari saya kaget melihat prilaku putriku yang diam-diam mengamati dan memegang genitalnya. Dan diapun terkagetkan oleh kedatangan dan suaraku yang tiba-tiba. saya merasa aneh dan was-was ada apa dengan anak ini? apa yang membuatnya berbuat seperti itu di usia 4 tahun ini. Selengkapnya »