23
May
Anak pertamaku yang berusia 4 tahunan sampai sekarang masih mengompol saat tidur dimalam hari. Kami mulai melatih toilet trainingnya sejak usia 2 tahunan. Sebenarnya pada saat itu dia sudah mulai terlatih untuk bangun tidur dimalam hari ketika ingin pipis.
Hanya saja kendalanya dia pipis dalam semalam berkali-kali bahkan terkadang setiap setengah jam sampai 1 jam sekali. Sehingga tidurnyapun terus terganggu sepanjang malam, begitu pula kami sebagai orangtuanya.
Akhirnya saya memakaikannya diapers dan memintanya untuk pipis saja disitu, tanpa harus terus terbangun dimalam hari.
Permasalahan lain yang juga di alami putri sulungku ini adalah, sejak kecil dia sering muntah-muntah. Selengkapnya »
13
September
KOMPAS.com — Usia 0-3 tahun adalah periode emas perkembangan otak bayi. Karena itu, orangtua perlu melakukan berbagai stimulasi untuk mengembangkan kecerdasan otaknya, entah itu dari segi nutrisi ataupun rangsangan berupa komunikasi, usapan, pandangan, atau pelukan untuk anak. Selain itu, ada pula stimulasi yang didapatkan dari musik, bacaan, atau mainan. Benarkah demikian? Apakah stimulasi jenis terakhir ini hanya merupakan mitos?
Dr John Medina, ahli biologi molekuler dari University of Washington School of Medicine dan penulis buku Brain Rules: 12 Principles for Surviving and Thriving at Work, Home and School, membeberkan sejumlah stimulasi otak yang tak sepenuhnya benar.
Beberapa mitos yang biasa beredar di masyarakat:
1. Memperdengarkan Mozart untuk bayi di dalam kandungan dapat meningkatkan kemampuan Matematika-nya kelak.
Fakta: Bayi hanya akan mengingat sesuatu setelah mereka lahir. Demikian juga dengan musik Mozart. Bayi Anda akan mengingatnya setelah mereka lahir, begitu pula dengan apa pun yang ia dengarkan, cium, atau rasakan di dalam rahim. Jika Anda ingin anak Anda memiliki nilai Matematika yang cukup baik, Anda dapat mengajarkan penguasaannya pada tahun-tahun awal.
2. Memberikan DVD pelajaran bahasa untuk bayi dan anak dapat meningkatkan kemampuan berbahasa mereka.
Fakta: Beberapa DVD bahasa justru sebenarnya dapat mengurangi kosakata anak batita. Memang benar bahwa berbagai kata yang Anda gunakan ketika berbicara dengan bayi dapat meningkatkan kosakata dan IQ-nya. Tetapi, kata-kata itu harus datang dari Anda, ibunya, yang mengajaknya berbicara dari waktu ke waktu.
3. Untuk meningkatkan kekuatan otak, anak-anak bisa diajarkan bahasa Perancis mulai usia 3 tahun, bermain dengan mainan-mainan yang merangsang otak, dan berbagai DVD pendidikan.
Fakta: Teknologi terbesar dalam meningkatkan otak anak adalah dengan kotak kardus polos, sekotak pensil warna, dan dua jam waktu yang digunakan. Sedangkan televisi merupakan cara terburuk untuk menstimulasi otak.
4. Mengatakan kepada anak bahwa mereka pintar dapat meningkatkan kepercayaan dirinya.
Fakta: Ternyata, bila selalu dipuji bahwa mereka pintar, anak akan menjadi enggan melakukan sesuatu hal yang menantang. Untuk mendorong agar anak kelak bisa menjadi pelajar atau mahasiswa yang cerdas, pujilah usahanya dalam mencapai prestasi tersebut.
5. Anak-anak dapat menemukan kebahagiaan dengan caranya sendiri.
Fakta: Kriteria terbesar dari kebahagiaan adalah memiliki teman. Bagaimana cara Anda mengajarkan kepada anak untuk mendapatkan dan menjaga hubungan pertemanan? Hal ini akan menunjukkan bahwa anak juga memiliki kemampuan menguraikan komunikasi nonverbal. Sedangkan cara yang bisa merusak kemampuan tersebut adalah mengirim SMS.
8
June
Suatu hari saya kaget melihat prilaku putriku yang diam-diam mengamati dan memegang genitalnya. Dan diapun terkagetkan oleh kedatangan dan suaraku yang tiba-tiba. saya merasa aneh dan was-was ada apa dengan anak ini? apa yang membuatnya berbuat seperti itu di usia 4 tahun ini. Selengkapnya »
10
February
Sampai mana perkembangan kematangan sosial anak Anda? Skala anak ini digunakan sebagai acuan apakah anak Anda berkembang normal. Anak umur 5 tahun bisa saja masih berada di perkembangan anak umur 3 tahun dan sebaliknya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan dan lingkungan di sekitarnya
UMUR 0-1 TAHUN
1. Tidak lagi ngiler
2. Minum dari gelas/cangkir dengan dibantu
3. Berteriak-teriak
4. Minta perhatian orang lain (ingin diajak bicara dsb)
5. Mengamati dengan mata
6. Menggunakan/menirukan suara
7. Mengikuti perintah-perintah sederhana
8. Memegang benda-benda yang berada dalam jangkauan
9. Mencapai benda-benda yang dekat
10. Menyibukkan diri sendiri tanpa dibantu
11. Memegang antara ibu jari dan jari-jari
12. Mengimbangkan kepala
13. Berguling
14. Menarik diri sendiri untuk berdiri
15. Berdiri sendiri
UMUR 1-2 TAHUN
1. Tidak digendong
2. Membuka kaos kaki
3. Mengunyah makanan
4. Minum dengan gelas/cangkir tanpa bantuan
5. Makan dengan sendok
6. Membedakan bahan-bahan yang dimakan
7. Mengupas makanan/membuka bungkus gula-gula
8. Bermain-main dengan anak lain
9. Mengetahui nama-nama benda yang umum
10. Bercakap-cakap dengan kalimat pendek
11. Mencoret-coret dengan pensil atau kapur
12. Memindah-mindahkan benda
13. Mengatasi halangan-halanga sederhana
14. Mengambil atau mebawa benda-benda yang dikenal
15. Berjalan-jalan dalam kamar tanpa bantuan
16. Berjalan keliling dalam rumah/pekarangan
17. Menaiki anak tangga/trap tanpa ditolong
UMUR 2-3 TAHUN
1. Minta pergi ke belakang (WC)
2. Mengeringkan tangan
3. Menanggalkan pakaian
4. Memakai baju atau pakaian tanpa bantuan
5. Makan dengan sendok tanpa berceceran
6. Mengambil minuman tanpa dibantu
7. Menceritakan pengalaman
8. Mengatakan sesuatu keinginan
9. Berprakarsa sendiri untuk memulai permainan
10. Menghindari bahaya-bahaya yang sederhana
11. Memotong-motong dengan gunting
12. Dapat mengenal tempat
UMUR 3-4 TAHUN
1. Minta pergi ke WC
2. Mengancing baju atau pakaian
3. Mencuci tangan tanpa bantuan
4. Minta tambah makan
5. Mengambil alat-alat makan dan minum sendiri tanpa dibantu
6. Memilih permainan atau barang untuk dirinya
7. Menunjukkan suatu aktivitas kepada orang lain
8. Bermain-main bersama pada tingkat taman kanak-kanak
9. Menceritakan pengalaman-pengalaman kecil
10. Membantu pekerjaan rumah tangga
11. Naik turun trap lantai rumah tanpa dibantu
12. Pergi ke lingkungan tetangga tanpa diantar
UMUR 4-5 TAHUN
1. Pergi tidur sendiri tanpa ditemani orang tuanya
2. Menyisir rambut secara sederhana
3. Menggosok gigi
4. Mencuci muka tanpa dibantu
5. Dapat disuruh membeli sesuatu
6. Bermain-main permainan yang bersifat lomba
7. Menyampaikan pesan sederhana
8. Memakai pensil atau kapur untuk menggambar
9. Naik turun tangga tanpa dibantu
UMUR 5-6 TAHUN
1. Pergi tidur dengan bantuan
2. Mandi masih dengan bantuan orang lain
3. Melayani diri sendiri dalam hal makan
4. Dapat berbelanja kecil-kecilan
5. Bermain permainan meja sederhana
6. Menulis satu atau lebih huruf sederhana
7. Bermain-main permainan yang beresiko seperti kereta atau geedekan dorong, meloncat panggug, jungki r balik
8. Pergi ke sekolah tanpa diantar