Tips Berkomunikasi Dengan Anak Usia 2 Tahun

Sebagai orang tua, Anda tentu harus selalu memperhatikan tahap tumbuh kembang anak. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan yaitu dengan menciptakan komunikasi yang baik secara dua arah. Pada usia 2 tahun sampai 3 tahun, Anda harus benar-benar memperhatikan perkembangannya, karena pada usia ini adalah "masa emas" bagi anak Anda. Komunikasi dengan anak bisa Anda lakukan dengan intens, agar Anak merasa diperhatikan dan hubungan terjalin lebih harmonis.
Cara Menghadapi Anak Yang Pemalu

Manfaat Menerapkan Pendidikan Disiplin Pada Anak

Mendidik Anak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan telah tiba, bulan dimana umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Ada baiknya bagi orang tua untuk juga memperkenalkan ibadah puasa pada anak yang sudah cukup mampu untuk melaksanakan ibadah wajib ini. Mendidik anak untuk berpuasa sejak dini agar saat anak sudah diharuskan berpuasa, anak sudah terbiasa.
Bagi para orang tua, terkadang kesulitan mencari cara bagaimana mengajarkan puasa pada anak-anak sejak dini. Mengajarkan puasa bagi anak yang pertama kali puasa bukanlah hal yang mudah. Anak-anak yang tidak tahan lapar biasanya tidak bisa melakukan puasa selama sehari penuh. Ada orang tua yang membiarkan dan menunggu hingga anak-anak itu siap dengan sendirinya, dan ada pula orang tua yang bersedia repot-repot melakukan sejumlah cara untuk membujuk.
Alasan Mengapa Kita Tidak Boleh Memukul Anak

Sebagian orang tua masih rajin menerapkan hukuman fisik bila anaknya melakukan kesalahan. Orang tua berdalih, dengan memberikan hukuman fisik, seperti menampar-memukul, adalah sesuatu yang wajar agar si anak menjadi penurut, tidak bandel, dan tentunya ingin anak kelak menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Dibenarkankah mendidik anak dengan kekerasan fisik?
Menurut sosiolog Prof. Murray Straus, makin tinggi persentase orang tua memberi hukuman fisik kepada anaknya, maka semakin rendah IQ anak. Bahkan semakin sering orang tua memukul anak akan membuat perkembangan mental anak akan menjadi lambat. Anak yang sering mendapat perlakuan kasar maupun keras dari orang tuanya akan membuat anak minder, tidak mau bergaul dengan teman sebayanya dan maunya mengurung diri atau bermain sendiri di kamar.
Buku Yang Baik Untuk Bayi Dan Balita Anda

Memperkenalkan buku pada anak bisa dimulai sedini mungkin bahkan saat anak masih bayi. Namun orang tua perlu memperhatikan apakah pemberian buku tersebut aman bagi anaknya. Jika diberikan kepada anak yang masih terlalu kecil, maka anak bisa jadi melakukan hal-hal berbahaya seperti memakan kertas buku tersebut secara tidak sengaja.
Jenis buku yang diberikan untuk merangsang anak menjadi suka membaca adalah hal yang juga perlu untuk diperhatikan oleh orang tua. Memilih buku yang menarik bagi anak menjadi hal yang penting untuk dapat menarik anak mengetahui lebih lanjut mengenai isi buku yang diberikan tersebut.
Cara Jitu Hadapi Anak Yang Ngambek

Apa yang mesti anda lakukan jika tiba-tiba anak anda ngambek gara-gara ingin mendapatkan suatu barang yang diinginkannya tidak terpenuhi. Mungkin perasaan anda tidak enak karena pasti orang akan mengira anda tidak becus mengurus anak. Daripada ribut, akhirnya Anda pun mengalah, meluluskan permintaan si kecil.
Menurut psikolog anak, Dr. Seto Mulyadi, orangtua tak perlu malu bila anaknya tiba-tiba bertingkah tak menyenangkan di depan umum. Toh, orang lain pun tahu kalau ini bukan masalah orangtua, tapi masalah anak-anak. “Justru yang perlu diupayakan adalah menenangkan si anak agar tak lebih lama mengganggu ketenangan umum. Dengan tegas, angkatlah ia dan ajak pulang. Pengalaman saya, tatap mata anak dan ajak ia pulang. Jangan tatap anak dengan kesal atau memelototinya, ia akan tahu itu dan akan makin keras mengamuk,” terang Doktor Psikologi lulusan Program Pasca Sarjana UI ini. Kata Seto, lebih baik tatap mata si anak dengan penuh kasih. Ia akan mengerti, ibu atau ayahnya tetap menyayanginya dan permintaannya bisa dibicarakan di rumah.
Peran Keluarga Dalam Mendidik Anak

Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga masyarakat dan pemerintah. Sehingga orang tua tidak boleh menganggap bahwa pendidikan anak hanyalah tanggung jawab sekolah. Orang tua sebagai lingkungan pertama dan utama dimana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, artinya disinilah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga orang tua berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga. Menurut Hasbullah (1997), dalam tulisannya tentang dasar-dasar ilmu pendidikan, bahwa keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki beberapa fungsi yaitu fungsi dalam perkembangan kepribadian anak dan mendidik anak di rumah serta fungsi keluarga/orang tua dalam mendukung pendidikan di sekolah.
Pentingnya Memahami Kebutuhan Emosional Anak

Anak-anak dan remaja memang lebih dikendalikan oleh emosi-emosi mereka daripada pemikiran rasional dan logis, terbukti dengan perilaku mereka yang juga termasuk perilaku merusak diri sendiri. Jadi jika kita ingin memotivasi mereka, sebaiknya kita pahami lebih dulu emosi yang mengendalikan mereka dan memanfaatkannya untuk mengarahkan perilaku dan pemikiran kearah yang lebih memperdayakan.
Berikut adalah kebutuhan emosional anak:
Kebutuhan untuk merasa amanSalah satu kebutuhan terkuat yang dibutuhkan soerang anak adalah perasaan aman. Aman didalam diri dan lingkungannya.
Seorang psikolog Dr. Gary Chapman, dalam bukunya “lima bahasa cinta” mengatakan kita semua memiliki tangki cinta psikologis yang harus diisi, lebih tepatnya jika anak maka orangtuanya yang sebaiknya mengisi. Anak yang tangki cintanya penuh maka dia akan suka pada dirinya sendiri, tenang dan merasa aman. Hal ini dapat diartikan sebagai anak yang berbahagia dan memiliki “inner” motivasi.
Efek Negatif Dari Teori Glenn Doman

Memberikan stimulasi kepada bayi atau anak dengan metode flash card mungkin pernah Anda dengar atau bahkan dipraktekkan. Dikalangan para ahli psikologi dan perkembangan anak, memberi stimulasi dengan metode flash card ini mengundang pro dan kontra.
Ada yang menilai metode ini baik selama sifatnya tidak memaksa dan disesuaikan dengan tahapan. Namun ada pula yang berpendapat stimulasi dengan cara flash card bukanlah stimulasi alami seperti halnya aktivitas bermain pada anak.
Salah satu ahli yang menentang metode stimulasi flash card adalah Psikolog dan Playtherapist dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Dra. Mayke S.Tedjasaputra, M.Si. Dalam pandangannya, mengajarkan anak dengan flash card termasuk kategori overstimulation atau stimulasi yang berlebihan.
Cara Menghadapi Anak Yang Melawan Dan Keras Kepala

Ada masa ketika anak-anak berusia 2-5 tahun menjadi suka melawan dan keras kepala. Ini adalah fase yang sangat alami pada masa pertumbuhan kejiwaan anak, karena ini adalah fase dimana anak-anak mulai menyadari bahwa dirinya adalah pribadi yang independen dari orang-orang dewasa terutama orangtuanya.
Sebab-sebab anak suka melawan dan keras kepala:
Meniru perbuatan orangtuanya yang -maaf- juga keras kepala, atau anak sering menyaksikan orangtuanya bertengkar. Orangtua terlalu memanjakan, selalu memberikan apa yang diinginkannya. Ketika suatu saat keinginan tersebut tidak dipenuhi, tentu anak akan memprotes dan melawan. Tidak adanya ikatan kasih sayang dan pengertian antara orangtua dan anak. Orangtua terlalu membiasakannya taat pada sesuatu secara fanatik. Anak-anak terlalu sering disuruh mengalah, tanpa memberi pengertian yang dapat membuatnya mengerti.Ciri Karakter Anak Yang Bermasalah

Ada 6 ciri karakter anak yang bermasalah, cukup dengan kita melihat dari perilakunya yang kelihatan, kita sudah dapat melakukan deteksi dini terhadap hal-hal buruk yang akan terjadi di kehidupannya yang akan datang dan secepatnya dapat melakukan perbaikan. Inilah ciri-ciri karakter tersebut:
1. Susah diatur dan susah diajak kerja sama
Hal yang paling nampak adalah anak akan membangkang, ingin semaunya sendiri, mulai mengatur tidak mau ini dan itu. pada fase ini anak sangat ingin memegang kontrol. Mulai ada “pemberontakan” dari dalam dirinya. Hal yang dapat kita lakukan adalah memahaminya dan kita sebaiknya menanggapinya dengan kondisi emosi yang tenang.
Tips Melatih Anak Menjadi Pengusaha Sejak Usia Dini

10 Tips Agar Anak Hobi Membaca

Kita semua tahu bahwa buku adalah jendela dunia. Mengajarkan anak senang membaca buku berarti kita telah membukakan dunia untuk mereka. Dengan membaca mereka bisa mendapatkan wawasan, pengetahuan dan pengalaman baru.
Tetapi kita tahu bahwa anak-anak cenderung memilih kegiatan yang menyenangkan dan menggembirakan dibandingkan membaca, padahal membaca adalah kegiatan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pada anak nantinya. Tetapi kalau kita dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan menggembirakan maka mereka akan bersemangat untuk memulai kegiatan tersebut.

















