Pendidikan & Psikologi

Solusi Anak Gemar Membadut

Solusi Anak Gemar MembadutClowning atau membadut sering kali menjadi senjata anak-anak untuk menarik perhatian orang dewasa. Ia menunjukkan wajah atau gerak tubuh yang tampak bodoh dan konyol. Mereka juga gemar bercanda dan tertawa-tawa yang berlebihan. Komentar negatif bahkan tidak mempan untuk menghentikan mereka.

Jika kebiasaan membadut ini tidak segera ditangani, maka bisa jadi akan menjadi bagian dari kepribadiannya.

Ada yang harus kita perhatikan disini. Anak yang suka membadut berbeda dengan anak yang ceria. Anak yang ceria cenderung senang tertawa secara alami, tidak suka membuat-buat. Namun, anak yang suka membadut suka membuat-buat sesuatu sehingga nampak lucu dan memaksakan dirinya untuk tertawa-tawa. Seringkali ini kelewatan.

Penyebabnya, anak-anak type ini sedang berusaha mencari perhatian atau mengalihkan perhatian dari orang-orang dewasa. Ia menggunakan sikap konyol untuk membuat orangtua atau guru tidak marah dengan kesalahan yang telah dibuatnya.

Solusinya?

Ajarkan candaan atau humor yang sehat. Tidak perlu membuat wajah tampak bodoh untuk membuat orang lain tertawa.

Berikan perhatian yang lebih banyak. Anak-anak type ini rupanya memang membutuhkan perhatian yang ekstra. Jadi, orang tua harus dapat memberinya perhatian agar ia tidak perlu lagi membadut untuk menarik perhatian.

Abaikan jika ia kelewatan. Anda perlu mengabaikan kekonyolannya,agar ia tahu bahwa Anda tidak menyukai tingkahnya yang demikian. Jika ia merasa tidak direspon, ia akan berhenti dengan sendirinya. Jangan marah, karena kemarahan Anda membuatnya tahu bahwa Anda memperhatikannya.

Bangun kepercayaan dirinya. Ia membadut karena ia merasa tidak pecaya diri. Maka Anda harus membangun kepercayaan dirinya, misalnya dengan memuji tingkah lakunya yang positif dan terpuji. Itu akan membuatnya mengurangi kebiasaan membadut.

Bicarakan dari hati ke hati. Katakan padanya, bahwa Anda menyukai keceriaannya yang alami. Anda menyukai wajahnya yang segar dan tampak cerdas. Dengan mengetahui bahwa Anda menerima keadaannya yang biasa,itu juga akan menguatkan kepercayaan dirinya.

BACA JUGA:  Mengajari Anak Tentang Menyumbang Di Musim Liburan

Hindarkan dari acara TV yang terlalu banyak guyonan tak bermanfaat. Acara lawakan di TV memang menarik. Namun, acara semacam ini justru lebih banyak membawa muatan negatif dibandingkan muatan positifnya. Seringkali pula berbohong hanya untuk membuat orang lain tertawa. Dan ingat, banyak tertawa dapat mematikan hati!

Sumber Gambar : http://xn--h1apn.net/images/2012/foto/2012-7/7-4/bliznetsy_900.jpg