Kehamilan & Kelahiran

Menghitung Tanggal Perkiraan Lahir

Menghitung Tanggal Perkiraan LahirSaat memeriksakan kehamilan pertama kali, biasanya ibu hamil bertanya tentang tanggal perkiraan kelahiran bayinya pada dokter atau bidan. Sebetulnya penghitungan ini cukup mudah dilakukan dengan menggunakan rumus Naegele.

Cara menghitungnya dengan tanggal hari pertama haid terakhir ditambah 7 hari, bulan dikurangi 3, dan tahunnya ditambah 1. Untuk haid terakhir di bulan Januari, Februari, dan Maret, bulannya ditambah 9, dan tahunnya tetap.

Misalnya, tanggal pertama haid terakhir adalah tanggal  20 Oktober 2009. Maka perkiraan lahirnya adalah 27 (20 + 7), bulan 7 (10-3), tahun 2010, atau 27 Juli 2010. Atau jika tanggal haid terakhir 15 Januari 2009, maka perkiraan lahirnya 22 (15+7), bulan 10 (1+9), tahun 2009, atau 22 Oktober 2009.

Penghitungan ini akan mendekati ketepatan jika siklus haid teratur (28-30 hari). Dominannya, bayi lahir 2 minggu sebelum atau sesudah penghitungan. Penghitungan akan susah dilakukan jika siklus haid tidak teratur atau karena lupa mengingat tanggal pertama haid terakhirnya.

Berapakah usia kehamilan normal?

Rata-rata usia kehamilan normal adalah 9 bulan 10 hari terhitung dari hari pertama haid terakhir (2 minggu sebelum pembuahan). Tapi, bisa saja kehamilan ini berlangsung kurang dari 40 minggu (sekitar 38 minggu) atau lebih dari 40 minggu (42 minggu).

Jika bayi lewat bulan atau terlambat lahir, biasanya disebabkan oleh gangguan kelainan jalan lahir, atau karena ibu menderita diabetes mellitus, atau keracunan kehamilan. Jika terjadi demikian, maka kemungkinan terbesarnya dokter akan mengeluarkan bayi dengan bedah Caesar.

Sumber Gambar : http://mypregnancyexpert.com/uploads/2014/11/bigstock-Page-of-the-calendar-th-27248579.jpg