Bayi & Anak

Tips Agar Si Kecil Doyan Makan Sayur

Share Yuk!

Tips Agar Si Kecil Doyan Makan Sayur“Duh, Anakku kok gak doyan sayur ya? Padahal sudah dibujuk-bujuk ampe dipaksa tetap saja gak mo makan sayur. Gimana Ya?”

Seringkali kita dengar keluhan ibu-ibu yang mempunyai problem seperti itu. Gak cuma 1-2 orang saja tetapi kebanyakan dari mereka mempunyai problem yang sama yaitu mempunyai anak yang gak doyan makan sayur.

Hal itu sudah menjadi kenyataan dimana-mana. Namun penyelesaian yang dilakukan dengan pemaksaan hanya akan membuat anak trauma dan semakin tidak menyukai sayur.

Untuk mendapatkan gizi seimbang yang mencakup sumber karbohidrat, sumber lemak, sumber protein dan sumber vitamin sementara anak bila tidak mau menjamah sayur bisa diganti dengan buah-buahan sebagai sumber vitamin.

Akan tetapi tidak berarti sayuran harus dilupakan. Sumber vitamin tersebut harus diperkenalkan setiap hari pada si kecil. Cara memperkenalkannya bisa menggunakan trik khusus .

  • 1. Membuat sayuran menjadi makanan yang menarik.

Misalnya: memmbuat cake wortel, memotong kecil-kecil sayur agar tersamar, membuat sayuran dicampur dengan bahan lain seperti telur dan lain-lain.

  • 2. Menggunakan alat bantu makan yang menarik

Misalnya: menggunakan piring atau mangkuk lucu untuk memancing si kecil dan mengalihkan perhatian si kecil agar mau makan sayur.

  • 3. Memperkenalkan Sayuran Sejak Dini

Cara yang paling efektif agar anak menyukai sayur adalah dengan meperkenalkannya sejak mereka masih bayi sehingga si kecil akan meningat rasa sayur ini terus. Tepatnya saat bayi sudah boleh mengkonsumsi makanan semui padat sekitar usia 6 bulan.

Pilih sayur yang berserat rendah seperti wortel, tomat, labu kuning, kangkung atau bayam. caranya dengan mencampur sayuran tersebut dalam nasi tim saring.

Yang harus diperhatikan saat mengolah sayur harus hati-hati agar vitaminnya tetap terjaga. Seperti saat mencuci sayur sebaiknya di bawah air mengalir untuk menghilangkan racun dan mencucinya pun sebelum dipotong-potong agar kandungan vitaminnya tidak akan terbuang atau larut dalam air.

BACA JUGA:  Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi Baru Lahir

Kemudian cara memasaknya pun jangan direbus terlalu lama, bila ingin merebus sebaiknya biarkan air mendidih terlebih dahulu baru sayuran dimasukkan. Jangan terlalu lama dan airnya pun jangan terlalu banyak.

Karena sifat vitamin yang tak larut dalam lemak seperti vitamin C yang banyak dikandung dalam sayuran mudah sekali rusak dalam pemanasan atau akan rusak kalau kena penguapan dan panas tinggi.

  • 4. Variasikan Makanan

Makanan bagi si kecil harus beragam dan bervariasi agar si kecil bukan hanya memperoleh gizi yang baik juga untuk memudahkannya menerima makanan baru. Selainitu tujuan memvariasikan makanan agar anak tidak hanya suka dengan makanan yang itu-itu saja.

  • 5. Perkenalkan Sayur Lokal

Sayuran Lokal misalnya daun singkong bisa diperkenalkan pada si kecil dengan cara diiris-iris halus. Daun singkong kandunganzatr besinya tinggi sehingga cocok untuk anak yang tengah masa pertumbuhan.

Sumber: www.tabloidnova.com

Sumber Gambar :  http://planetsehat.com/uploads/2013/08/makanan-untuk-bayi-1024x720.jpg
Share Yuk!