Kehamilan & Kelahiran

Kebiasaan Buruk Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil

minuman kopiKebiasaan buruk yang dilakukan ibu hamil bisa berpengaruh langsung terhadap janin. Zat yang jelas buruk bagi Anda juga buruk bagi janin karena bayi Anda juga mendapatkannya dari plasenta.

Kebiasaan buruk yang tidak boleh dilakukan antara lain :

Konsumsi Kafein

Kafein diatas 500 mg akan membuat denyut jantung bayi meningkat, tingkat pernapasan lebih cepat, kesulitan tidur dan masalah lain. Memang, sedikit kopi atau teh tidak akan membuat kelainan atau cacat pada janin, namun Anda sebaiknya waspada karena selain kopi dan teh, banyak makanan atau minuman lain juga mengandung kafein. Tanpa Anda sadari, jumlah kafein yang anda masukkan ke tubuh sudah melebihi batas aman. Sebaiknya hindari kafein selama masa hamil dan menyusui.

Ngidam

Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan ibu hamil adalah ngidam pada awal kehamilan. Dimana dalam kondisi mual mual, ia menginginkan makanan yang tidak karuan tapi dituruti juga. Makanan yang buruk akan mempengaruhi kondisi bayi.

Kebiasaan Jalan-jalan

Kebiasaan sering jalan-jalan akan mengakibatkan ibu hamil sering kecapekan dan membuat jantung bayi meningkat. pengaruhnya sangat berbahaya bila denyut jantungnya meningkat jauh diatas normal. Bila denyut jantung bayi masih sebatas 120 sampai 160 masih termasuk normal.

Pikiran negatif

Orang hamil biasanya mengeluh dan curiga suaminya mungkin selingkuh lagi. Pikiran jelek muncul karena merasa ia sekarang menjadi jelek, bau badannya tidak sedap, tubuhnya tak menarik. Ibu hamil pun menjadi rendah diri.

Pada saat hamil, kadang suami menjauh, namun bukan karena dia tidak lagi cinta lagi cinta pada sang istri. Kebanyakan suami kasihan melihat istrinya yang sedang gemuk dan perutnya gendut sehingga ia tak tega melihat dan mendekatinya. Tekanan psikologi saat hamil sebaiknya jangan dibiarkan barlarut-larut dirasakan karena dapat berdampak pada sang bayi yang akan dilahirkan.

BACA JUGA:  Manfaat Vitamin Bagi Ibu Hamil dan Sang Jabang Bayi

Cemas

Selalu cemas pada waktu hamil dapat berpengaruh pada sang janin. Dimana cemas akan meningkatkan hormon adrenalin. Terlalu cemas dapat berpeluang menjadi psikosis (kelainan jiwa yang disertai desintegrasi kepribadian dan gangguan kontak dengan kenyataan) dan skizofrenia (penyakit jiwa yang disertai terpecahnya kepribadian yang tampak pada gangguan pemikiran, emosi dan perilaku).

sumber gambar : http://photonaplitku.ru/assets/galleries/25/cofe_26_.jpg