Pendidikan & Psikologi

Akibat Meniru 2

Share Yuk!

Akibat MeniruMenurut elizabeth Hurlock, keluarga berpengaruh pada pemberian nilai, pengetahuan dan perilaku anak. Sikap orangtua berpengaruh pada prilaku anak. Menurut Turner, anak akan mengembangkan sifat pemarah jika mereka memiliki orangtua yang pemarah. Selain itu, pengaruh teman sebaya dan televisi berperan dalam membentuk prilaku marah anak. dengan mengamati hal-hal yang membangkitkan emosi tertentu pada orang lain, anak juga akan bereaksi dengan ekspresi yang sama dengan orang diamatinya, misalnya anak selalu melihat orangtuanya marah jiks tidak berhasil memperoleh apa yang diinginkannya, anak juga  akan mempelajari hal yang sama.

Sifat marah akan menjadi bagian yang dominan dalam diri anak, bahkan hingga ia dewasa. Jika orangtua tidak pernah memberikan penjelasan, anak tentunya tidak akan mengetahui mana prilaku yang baik dan mana yang buruk

Penyebab :

  • Meniru sebagai salah satu proses belajar anak. Anak akan meniru [erilaku marah jika ia melihat perilaku marah dapat memenuhi setiap keinginan pelakunya.
  • Anak belum dapat memahami mana perilaku yang patut ditiru atau tidak karena semua hal yang ada disekitar anak merupakan hal baru. Anak-anak senang mencoba semua hal yang menurutnya baru.

Solusi :

  • Orangtua harus kompak. Usahakan agar tidak marah kepada siapapun atau bertengkar didepan anak. karena anak akan kemungkinan besar melakkan hal yang sama, bahkan pada kita sebagi orangtuanya. Mengarahkan anak agar meniru hal-hal yang positif dapat dilakukan sambil kita menunjukkan sifat dan kebiasaan yang baik. Bagaimanapun anak akan meniru perilaku orang-orang yang paling dekat dengan dirinya, yaitu orangtua. Anak akan meniru sikap dan tutur kata kita, tidak peduli apakah sifat itu postif atau negatif
  • jika anak meniru perilaku marah teman-temanya, kita harus memberitahu anak bahwa hal itu tidak baik. Berikan contoh prilaku yang lebih sesuai misalnya dengan mengajarkan anak untuk mengekspresikan marahnya dengan kata-kata, yaitu dengan mengungkakan perasaan marahnya.
  • Kurangi jadwal menonton televisi. terutama yang menunjukkan adegan kekerasan atau perilaku marah. Tetapkan apa, kapan, dan seberapa banyak acara televisi televisi yang boleh ditonton. Hal ini bertujuan agar anak menjadikan menonton hanya sebagai kahiatan plihan, bukan keiasaaan. kemungkinan besar anak akan meniru apa yang dilihatnya di televisi karena belum dapat memilih perilaku yang baik untuk ditiru.
BACA JUGA:  Jangan Serang Pribadinya!

sumber : Seto Mulyadi, Membantu anak balita mengelola amarahnya

Sumber Gambar : https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/6a/d0/7a/6ad07a10c0cf826005823c57020901eb.jpg

Share Yuk!