Ketika sebagian besar orang mengisi liburan mereka dengan kegiatan yang glamour semata, ini adalah kesempatan baik bagi anda untuk mengajari anda memiliki rasa peduli terhadap sesama yang tidak sebaik mereka nasibnya.
1. gunakan liburan untuk mengingatkan anak anda bahwa ada orang lain yang tidak seberuntung mereka.
2. mintalah anak anda untuk memilih beberapa mainan mereka yang masih bisa dipakai untuk diberikan kepada yang lain.
Setiap orang berharap untuk bisa meningkatkan rasa tanggung jawab anak. Marilah kita melakukan hal yang sama. Hal ini adalah suatu yang penting untuk kebaikan di masa depan.
Maka marilah kita bantu anak-anak untuk menjadi bertanggung jawab dengan melakukan beberapa langkah berikut:
1. Berilah tugas kepada anak anda apa yang mereka mampu. Dan tanyakanlah kepada mereka hasil apa yang ingin mereka raih dalam tugas itu. Hal ini akan mendorong mereka mencapai apa yang memang mereka inginkan sendiri tanpa paksaan.
Penentangan merupakan sifat yang tampak dan diketahui secara umum pada beberapa anak, yang di antara bentuknya yaitu anak menolak dan tidak mau melakukan apa yang diperintahkan kepadanya.
Kapankah penentangan dimulai?
Sebagaimana sifat dasar manusia pada umumnya adalah suka menahan hartanya dari pada memberikannya kepada orang yang kurang mampu. Demikian pula anak-anak, dia pada masanya itu akan enggan sekali melakukan hal baik itu, bahkan untuk meminjamkan mainannya untuk temannya dia akan sulit sekali. Bagaimana kiat agar anak mau dan menjadi suka berderma?
Ketika anak melakukan perbuatan buruk (tidak mesti perbuatan ini berhubungan dengan orang lain, bisa pula hanya berkaitan dengan dirinya sendiri, seperti menghisap jempol, menggigit kuku, dsb) orang tua biasanya main "hantam kromo" tanpa melakukan pendekatan kepada anak apa sebenarnya yang menyebabkannya melakukan hal tersebut. Maka sebagai media pendewasaan kepada kita semua (saya pun baru belajar menjadi orang tua) maka perlu kita simak tulisan berikut ini yang mengetengahkan tentang sebab-sebab perbuatan buruk pada anak.
Ada beberpa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umunya tidak efisien menurut daniel goleman :
Sama sekali mengabaikan perasaan. Orang tua semacam ini memperlakukan masalah emosional anaknya sebagai hal kecil atau ganguan, sesuatu yang mereka tunggu-tunggu untuk dibentak.
Anak-anak balita sangat rawan mengalami kecelakan ringan maupun berat. kecelakaan ringan yang saya maksudkan adalah terjatuh, terpeleset, kejedut, dan lain sebagainya. Rata-rata respon mereka saat mengalami kecelakaan ini adalah dengan menangis.
Apa yang biasanya dilakukan oleh orangtua jika anaknya menangis karena kecelakaan ini. Tidak jarang para orangtua berusaha menenangkan anak-anaknya dengan memukul benda-benda yang mengenai mereka.