Cara Menghadapi Anak Yang Melawan Dan Keras Kepala


Cara Menghadapi Anak Yang Melawan Dan Keras KepalaAda masa ketika anak-anak berusia 2-5 tahun menjadi suka melawan dan keras kepala. Ini adalah fase yang sangat alami pada masa pertumbuhan kejiwaan anak, karena ini adalah fase dimana anak-anak mulai menyadari bahwa dirinya adalah pribadi yang independen dari orang-orang dewasa terutama orangtuanya.

Sebab-sebab anak suka melawan dan keras kepala:

  1. Meniru perbuatan orangtuanya yang -maaf- juga keras kepala, atau anak sering menyaksikan orangtuanya bertengkar.
  2. Orangtua terlalu memanjakan, selalu memberikan apa yang diinginkannya. Ketika suatu saat keinginan tersebut tidak dipenuhi, tentu anak akan memprotes dan melawan.
  3. Tidak adanya ikatan kasih sayang dan pengertian antara orangtua dan anak.
  4. Orangtua terlalu membiasakannya taat pada sesuatu secara fanatik.
  5. Anak-anak terlalu sering disuruh mengalah, tanpa memberi pengertian yang dapat membuatnya mengerti.

Beberapa orang tua mengeluh tentang sifat anaknya yang keras kepala. Mereka bingung bagaimana cara menasehati mereka. Bila dilarang untuk melakukan sesuatu mereka akan mengamuk, atau bahkan melawan.

Cara menghadapi anak-anak yang suka melawan dan keras kepala:

  • Lihat diri kita

Kadang kita tidak menyadari bila buah hati kita memiliki hati yang keras, salah satu sebabnya adalah diri kita sendiri. Bila kita memiliki hati yang keras, sukar dinasehati, tentu saja secara tidak langsung itu juga akan menular pada diri buah hati kita. Bila setiap hari buah hati kita melihat hal ini, tentu lama kelamaan buah hati kita akan menirunya. Bila kita saat ini terlalu sombong, marilah kita merendahkan hati kita. Bila kita kurang mau mendengarkan orang lain, maka marilah kita mulai saat ini belajar mendengarkan. Supaya kita pun juga akan semakin mengerti segala kebutuhan buah hati kita, dengan mau dan menyediakan waktu untuk buah hati kita.

  • Hendaklah lebih fleksibel, lebih memberikan kasih sayang dan pengertian kepada anak.

Kebutuhan seorang anak sebenarnya tidak banyak. Mereka menginginkan perhatian dan kasih sayang kita sebagai orang tua. Kasih sayang dan perhatian yang cukup akan meminimalisir kebutuhan anak-anak pada “materi”. Jadi kalau anak mulai minta ini itu, mudah merengek, dan cepat bosan terhadap apa yang dia beli, itu sebenarnya sebagai ungkapan atau pengaruh dari adanya bagian hati mereka yang kosong. Dan sebenarnya bagian hati yang kosong tersebut hanya bisa diisi dengan kasih sayang dan kehangatan yang ada di dalam sebuah keluarga.

  • Salurkan Hobinya

Setiap anak tentu memiliki bakat dan minat yang berbeda. Sebagai orang tua kita harus cermat mengerti hal ini. Misalnya bila buah hati kita suka mencoret-coret di atas kertas, mulailah mencoba memasukkan buah hati kita pada sanggar-sanggar melukis. Anak-anak yang normal, biasanya memiliki “kelebihan tenaga”. Itulah kenapa kita sering melihat anak-anak susah untuk diam. Dia akan selalu bergerak, dan mencari keasyikan yang bisa dia lakukan. Jadi arahkanlah “sisa tenaga” yang ada di dalam diri sang buah hati. Hal ini akan sangat bermanfaat supaya emosi mereka bisa diarahkan kepada hal-hal yang positif. Hal ini akan sangat mengurangi pengaruh-pengaruh negatif dari luar yang bisa menyebabkan mereka gampang marah, bosan, sedih, dan sifat-sifat lainnya.

  • Jadilah orang tua yang bijak

Orang tua yang bijak mempunyai kepekaan terhadap buah hatinya, selalu berusaha melakukan yang terbaik dan memberikan pilihan terbaik kepada sang buah hati. Yang terbaik bagi anak, kadang bukanlah yang terbaik bagi orang tua. Disinilah terkadang kita temukan kesalahpahaman antara orang tua dan anak. Agar pilihan orang tua dan anak bisa selaras, perlu sekali adanya komunikasi yang intens. Disinilah waktu anda sangat dibutuhkan. Bukan banyaknya waktu yang anda berikan kepada anak, melainkan kualitas kebersamaan anda pada anak. Dari kedekatan inilah, anda akan semakin memahami buah hati anda. Sehingga pemikiran kita dengan sang buah hati kita pun bisa menyatu, dan meminimalisir kesalahpahaman yang biasanya terjadi karena adanya “batas” antara orang tua dan anak. Dan dari kedekatan inilah, anda bisa menasehati anak dengan bijak.

  • Tidak Mempermalukan Anak di Depan Umum

Saat menasehati anak, akan lebih baik bila kita menasehatinya di tempat yang rahasia dan dengan suara lembut. Jangan memberikan larangan, melainkan himbauan. Jangan berkata,”Kamu tidak boleh menggambar di tembok”, tetapi katakanlah ”Kalau kamu suka menggambar besok mama belikan buku gambar yang besar.” Mengharapkan anak berubah dengan mempermalukan mereka di tempat umum bukanlah cara menasehati yang baik. Karena pada saat itu juga, kita sudah mengajarkan kepada anak kalau mempermalukan orang lain di tempat umum adalah sesuatu yang wajar dan halal.

  • Tidak Memaksa

Kita harus belajar mengatakan sesuatu kepada buah hati kita dengan lembut tanpa ada unsur pemaksaan. Kita harus belajar mengajak daripada menyuruh. Kenapa? Karena menyuruh berarti meminta seseorang melakukan sesuatu dan itu harus dilakukan sedangkan kita sendiri tidak mau melakukan hal yang sama. Sedangkan mengajak, adalah meminta seseorang melakukan sesuatu dan mau menjadi satu dengan orang yang kita minta dengan prinsip kebersamaan.

  • Saat Yang Tepat Saat menasehati

Waktu yang tepat adalah sesuatu yang penting dan perlu kita perhatikan pada saat kita hendak menasehati buah hati kita. Pilihlah saat yang tepat dimana kita bisa mentransfer “ilmu moral” kita kepada buah hati kita, tanpa dia merasa terpaksa. Contohnya adalah dengan mengajak sang buah hati untuk jalan-jalan. Setelah dia merasa senang, dan merasa lapar, anda bisa mengajak makan bersama. Dan pada saat itulah anda bisa mengobrol dan mengatakan harapan-harapan anda pada sang buah hati. Misalnya dengan mengatakan,”Mama suka kalau kamu berdandan rapi. Kamu kelihatan cantik sekali.” Atau dengan memujinya,”Wah… Anak mama sudah besar dan tambah dewasa, sudah bisa makan sendiri.” Dengan pancingan-pancingan seperti itu, biasanya anak akan menjadi lebih tertarik untuk mau mendengarkan nasihat anda, sehingga untuk kedepannya mereka pun bisa berubah sedikit demi sedikit.

  • Bersikap seimbang dalam mendidik anak. Tidak terlalu memanjakan, tapi juga tidak terlalu keras.
  • Memberikan hadiah untuk sikapnya yang baik dan memberikan hukuman jika ia melakukan pelanggaran.
  • Senantiasa berusaha untuk membuat hati anak senang dan gembira, tapi tidak berlebihan.
  • Tidak bersikap plin plan, dalam artian tidak menyuruh anak atau membiarkan anak melakukan sesuatu, tapi kemudian melarang anak melakukan hal tersebut di lain waktu.
sumber gambar : http://www.rumahbunda.com/uploads/et_temp/anak-suka-melawan-26258_238x238.jpg

MENARIK UNTUK DILIHAT :

Sumber Gambar : http://merries.co.id/uploads/2014/08/49-Sifat-Keras-Kepala-Jauhkan-Dari-Anak.jpg


Madu Herbal Syifa Kids Nafsu Makan Dan Cacingan Atasi Nafsu Makan Dan Cacingan Pada Anak

Madu Herbal Syifa Kids Nafsu Makan Dan Cacingan Atasi Nafsu Makan Dan Cacingan Pada Anak

Madu herbal anak syifa kids adalah herbal yang diformulasikan khusus untuk anak keluarga anda. 100% ....
Rp 45.000 Beli
Madu Herbal Syifa Kids Turun Panas Efektif Untuk Menurunkan Panas, Atasi Mual dan Muntah

Madu Herbal Syifa Kids Turun Panas Efektif Untuk Menurunkan Panas, Atasi Mual dan Muntah

Madu Syifa Kids merupakan nutrisi 100% alami tanpa bahan kimia yang memadukan madu murni, habbatussauda ....
Rp 45.000 Beli
Madu Herbal Syifa Kids Cerdas dan Cendekia Meningkatkan Kecerdasan Anak

Madu Herbal Syifa Kids Cerdas dan Cendekia Meningkatkan Kecerdasan Anak

Madu Syifa Kids Cerdas Cendekia merupakan madu anak untuk nutrisi 100% alami tanpa bahan kimia ....
Rp 45.000 Beli

55 Komentar

  1. Anak saya umur 5 th. Selama ini anak saya ikut saya bekerja di tmpt tnte saya di daycare ,jd kerjaan saya mengurus anak”. Tp belakangan ini sejak dia sdh masuk sekolah tkB ,ada saja tingkahnya yg mmbuat saya pusing dan sedih jg bingung bgaimana cara menghadapinya. Skrg sdh ssh di bilangin, saya pun krna sdh lelah bekrja tnpa sengaja sering memarahinya,dan ssdh itu saya sedih jg manyesal krna prnh memukulnya, saya bingung harus bagaimana…? Mhon solusinya

  2. Saya blum mmpunyai anak,dan baru menikah saya takut anak saya menjadi pembangkang, seperti ayahnya, karena suami q super banget keras kepala, pemarah, pelawan orang tua, mudah2an anak q nantinya tidak seperti ayahnya, robbi habli minassholihin….
    Amin…..

    1. selamat siang,
      banyak-banyak lah bermunajat kepada Allah SWT untuk dibukakan pintu hati suami yang mempunyai sifat super keras kepala,pemarah dan pelawan orangtua agar kelak keturunan mba juga baik,insyaallah bila mba trus memohon kepada Allah insyaallah ada jalan keluarnya
      demikian informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat terimakasih

  3. Maaf saya mau tanya. Adik saya berusia 14thn, adik saya sangat pemberontak. Dia sussah dibilangin, dan siapapun yg nasehatin dia, dia tidak mau mendengar. Apakah sifat adik saya masih bisa dirubah dan diperbaiki diusianya ygbsudah beranjak 14thn ini? Mohon dijawab, saya sangat membutuhkan jawabannya. Terima kasih.

    1. Selamat pagi. Seorang anak memiliki banyak cara untuk mengekspresikan kemarahannya. Ada yang secara langsung mengutarakan, ada yang menangis, bahkan ada yang sampai membanting barang atau justru menyakiti dirinya sendiri. Namun ada juga yang hanya diam saja.
      Sebab mengapa anak marah salah satunya adalah mencari perhatian atau bisa juga meniru kebiasaan orangtua. Jadi sebaiknya orangtua berlaku sopan dan bersikap baik dihadapan anak, jangan sekali-kali marah atau berkelahi didepannya bahkan berkata kasar, karena orangtua merupakan contoh utama dalam perkembangan sikap dan watak anak. Namun di usia anak yang sudah 14 tahun memang tidak mudah untuk membuatnya berubah total menjadi anak penurut, semuanya membutuhkan proses. Sebaiknya orangtua memperbaiki perilakunya, cara mendidiknya dan memberikan perhatian yang cukup. Semoga bermanfaat.

  4. tanks, ini suatu pelajaran buat saya dalam hal mendidik anak, ternyata pola saya mendidik anak selama ini salah besar

  5. saya mnpnyai anak perempuan usia 4 thn setengah saya sering nangis mnghdapi sikap keras kepala dan pelawan anak saya kdg saya sering brfikir apakh saya slh cr mendidiknya atau saya yg terlalu keras trhdpnya saya sngt sedih knp anak saya sprti itu.

    1. Selamat pagi bunda. Seorang anak memiliki banyak cara untuk mengekspresikan kemarahannya. Ada yang secara langsung mengutarakan, ada yang menangis, bahkan ada yang sampai membanting barang atau justru menyakiti dirinya sendiri. Namun ada juga yang hanya diam saja.
      Sebab mengapa anak marah salah satunya adalah mencari perhatian atau bisa juga meniru kebiasaan orangtua. Jadi sebaiknya orangtua berlaku sopan dan bersikap baik dihadapan anak. Untuk info lebih jelasnya silahkan baca mengatasi anak pemberontak. Terima kasih.

  6. Artikel ini sangat bagus bgt…saya pikir cm saya saja yg stress, atau mngkin keliru mendidik anak. Pikiran yg paling jelek adalah tidak ada. Jalan keluar untuk merubah sifat keras anak, ternyata smuany jd berbeda stlh baca artikel ini

  7. Tks artikelx bun..sgt bermanfaat.ternyata bukan cuma saya yang menghadapi masalah seperti ini…saya mengasuh adik ipar saya yg berumur 10 th,sy sdiri blm pnya anak. Background anak ini sendiri ckp rumit.usia 4 th ibunya meninggal dan dia diasuh sama bapak yg bekerja.mgkn krg perhatian atau trlalu dimanja.anak ini mjd anak yg suka melawan bahkan munafik.klo bicara sama keluarganya manis sekali..tapi kalau sama saya sukax ngambek2 bahkan kata2x tdk baik.saya jd bingung mau gimana.ga mudah bagi saya mengurus anak ini..

  8. ternyata hampir sama semua derita yg di alami para bunda, termasuk diriku.
    anak ku 2thn 4bln juga begitu tiap hari hanya marah dan ngamuk saja. sungguh lelah dan tidak berdaya melewati hari-hari spt ini dan membuat saya trauma memiliki anak ke 2…. Saya hanya bisa bersabar dan berdoa “semoga semua Bunda menemukan jalan dan tips menghadapi masalah ini” AMIN………

  9. Ternyata bukan anak saya saja yg keras kepala,
    Saya sudah bner2 bingung menghadapi anak saya yg suka marah2, klo nangis suka jerit2, padahal mau apa2 saya turutin, kadang2 ska mukulin saya ngigit, saya kasih tau g boleh gitu mlah marah, klo d biarin nanti tkutnya k orang, suka banting2 maenan ampe pda rusak, klo udh rusak nangis pngen d betulin lgi, trus yg lebih parah, ckrng tuh dia klo di tanya orang, malah bilang engga2 sambil jerit2, marah2 gtu., judees bngt klo d tanya orng.
    saya maluuu bngt , mkanya skrng saya jarang keluar rumah, saya nasehatin pelan2 , tpi mch ttp az kya gtu, anak saya skrng 2,5 thn. karna saya udh g nahan emosi sya pernah mukul dia, abis nya saya bener2 ngersa bersalah bngt,
    saya hrus gmna y bun ??

    1. Selamat pagi bunda.
      Seorang anak memiliki banyak cara untuk mengekspresikan kemarahannya. Ada yang secara langsung mengutarakan, ada yang menangis, bahkan ada yang sampai membanting barang atau justru menyakiti dirinya sendiri. Namun ada juga yang hanya diam saja. Ada beberapa cara untuk mengatasinya. Silahkan bunda membaca mengatasi anak pemberontak untuk informasi lebih jelasnya. Terima kasih.

  10. assalamualaykum..putraq umur 5thn.tiap hr dy pst kn mrh org serumah cz ankx over n suka melawan+tambeng(jawa).
    pa blm trlmbt sy tuk mrbh sikapny ITU??cz sedih ngeliatny dmrhi trus..

    1. Selamat pagi bunda.
      Seorang anak memiliki banyak cara untuk mengekspresikan kemarahannya. Ada yang secara langsung mengutarakan, ada yang menangis, bahkan ada yang sampai membanting barang atau justru menyakiti dirinya sendiri. Namun ada juga yang hanya diam saja. Hal itu terkadang membuat orang disekitarnya marah atau sebel. Untuk mengatasinya, bunda dapat menggunakan beberapa cara. Bacalah mengatasi anak pemberontak untuk lebih jelasnya. Terima kasih.

  11. Sekedar share, salah satu cara yang saya lakukan sebagai berikut:
    1. Ketika anak kita sedang tidur, ciumlah keningnya, belai kepalanya, lalu berdo’a kepada Alloh Subhaana wata’ala seraya berbisik di telinga anak kita “Ya Alloh, jadikan anak kami anak yang baik dan sholeh/sholehah, amiin. Duhai anakku sungguh umi dan abi sayang kamu.
    2. Ajaklah sholat bersama Anda.
    3. Lakukan kegiatan bersamanya.
    Demikianlah semoga bermanfaat. Amiin.

  12. Assalamualaikum,,,pagi bunda,,nama saya pika,saya punya anak cewek umury 19bulan,saya kewalahaN menghadapi anak sya bunda,,namay aisyah,aisyah selalu marah2,suka nyakitin diriy sendiri,dg membenturkan kepalay,kakiy,,klw dilarang,selalu marah dan memberontak,,disamping itu,suami saya suka berkata kasar sama aisyah,sudah saya nasehati suami saya,malah saya yg dikasari,,saya sering nangis klw melihat anak saya seprti itu,,,sampai kapan anak saya akan seprti itu bunda?gimana cara ngajarin anak saya?mohon bantuany,,n

    1. Selamat sore bunda Pika.
      Seorang anak memiliki banyak cara untuk mengekspresikan kemarahannya. Ada yang secara langsung mengutarakan, ada yang menangis, bahkan ada yang sampai membanting barang atau justru menyakiti dirinya sendiri. Namun ada juga yang hanya diam saja. Untuk mengetahui cara mengatasinya, silahkan bunda membaca mengatasi anak pemberontak agar lebih jelasnya.

  13. Trims bgt info n artikelny…anak saya keras kepala koq…bahkan cenderung sabar n mnurut saya dia sudah bisa memahami hal sekecil apapun……..mngkin krn kami tanpa sdar mengajari hal seperti yg ad d artikel…kami g mau kl brtengkar d dpn anak…mudah2n kami lebih sabar dan bisa lbh memahami jiwa plus keinginan ny……

  14. smga az ak bsa praktekin apa yg d tulis d atas.. agar kaka hanna bsa brubah jd anak yg lbih baik,tidak susah d atur lg n sayang sama adik nya.. makasih ya artikel nya..

  15. alhamdulillah ,terimakasih artikelnya memang saya mencari artikel yg berhubungan dengan aanak yg keras kepala, ternyata kebaca juga dan skrg aku tau solusinya

    1. Ya Alloh aq baru sadar…..dia spt ni..semua dr diriku sendiri..aq sering menangis krn ga kuat menghadapi sikapnya yg keterlaluan. Mudah”an dgn menjalani solusi di artikel ni dia bisa berubah…dan aq lbh sabar menghadapi nya..

  16. saya iseng cari info mengatasi anak yg keras kepala dan suka melawan,alhamdulillah kebaca sama artikel ini yg bermanfaat banget,barusan aja saya abis berantem sama anak sulung saya,putri usia 6 thn 10 bln, saya hampir putus asa krn sdh gak tau lagi jalan terbaik utk mendidik si kakak, dgn cara lembut dia menjadi sangat manja,tp dgn cara keras juga dia semakin mem batu alias lebih keras dari saya, kadang sedih ketika memarahi kakak hampir tiap hari cm gara2 hal sepele,hyn di minta jgn tidur malam2, sikat gigi dan pipis sblm tidur, bahasa yg keluar dr mulutnya pun kadang bikin surprise krn di luar pemikiran saya… Mudah2an saya sama suami bisa menjadi orangtua terbaik utk 3 anak kami ya mba… Hopeless rasanya dengan keadaan seperti ini,merasa marah,kesal dan menyesal abis marahin kakak… Makasih ya mba artikelnya…

  17. Sungguh artikel yg sangat bagus,stlh membacanya saya jadi tmbh yakin,bahwasanya karekter seorang anak adalah basicnya dari orang tua anak tersebut. Bila orang tuanya keras anaknya pun akan tumbuh mnjdi seorang yg keras pula dan sebaliknya pabila orang tuanya penyanyang dan sabar anknya pun akan demikian tetapi tidak semuanya demikian kadang ada yg berbanding terbalik.

  18. Good 4 the artikel.. mmg hrus extra sabar pd balita yg keras kepala, anak sy 4 th susah sekali dibilangi.. dgn cr hlus smpai bnar2 emosi.. semoga sy bs jd ibu yg lbih sabar n bijak,doa tiap mlm di kpla buah hati juga mmbisikanya prlahan akn sy coba.. thx all

  19. apa semua masalah anak usia 3-7 tahun sama ya bun…..semua yg dikatakan bu fita sama dgn kondisi anak saya skrg suka marah, setiap saat dan setiap moment yg saya lalui besrsama anak saya tidak pernah membuatnya senang dan ini yang sering membuat emosi cepat naik, tapi satu hal yg sdh saya buktikan kalau anak dibentah, dipukul, dimarah akan semakin menjadi lebih sulit dikendalikan yg benar adalah menjaga kesabaran…..setiap mau tidur bacakan surat2 pendek.

  20. Trims atas tipsnya walau sy tdk tau hrs memulai dr mana krn anak sy yg duduk di sma sdh susah sekali sy arahkan tiap hari hanya mbuat keributan dg sy , dia merasa ibunya adalah saingan

    1. Tetap semangat bunda :)
      Karena pada usia remaja anak sedang pada masa pencarian jati diri.
      Coba untuk menempatkan posisi bunda secara tepat, berperanlah seperti sahabat, biarkan kepercayaannya pada bunda tumbuh secara perlahan.
      Dengan begitu bunda bisa dengan mudah masuk dan berkomunikasi baik dengan ananda.

  21. tks ya bunda…. saya kira hanya saya yang punya anak yang sangat-sangat keras kepala. mudah -mudahan allah swt. senantiasa memberikan rahmat dan hidayahNYA buat kita semua dan artikel yg bunda tuliskan kiranya bermanfaat bagi kita semua amin…amin…ya rabbal alamin.

    1. Amin.. :)
      Tetap semangat terus memberikan yang terbaik untuk buah hati tercinta, bunda

  22. Very nice, tp ud djlni ttp aj msh kyk gtu sifatnya, ap krn lingkungan juga??
    Jd tmbh depresi ngadepin anak

    1. lingkungan juga bisa mempengaruhi bunda… bunda perlu kesabaran yang ekstra juga . terimakasih

    1. semoga selalu memberikan manfaat bunda. dan bunda juga bisa berbagi manfaat disini….

  23. Trma ksh. Artikelx bagus sekali, stlh membaca dan memahami semoga saya bisa menjadi org tua yg baik dan bisa mengarahkan anak2 saya. Anak adlh amanat jd kewajiban kita untk mendidik mereka.

  24. Bun..anak saya bulan juni ini berusia 4th,anak saya memang kadang2 suka menentang tp tdk sering,cuma saya hanya bingung klo dia sudah menentang dan marah+nangis itu bisa berlangsung lama 1/2 – 1 jam..diksh tau dia menentang terus,msl”;ayo,nak qta tdr sdh mlm bsk pagi mau skolah,klo mau nonton sampai malam boleh tp klo kmu libur skolah” tp dia malah marah dan minta nonton sampai mlm skrg jg,wlwpun sya sudah ksh pengertian sama dia pelan2 tp dia ttp tdk mau dgr,malah trz marah lalu saya blg”klo kmu mau nntn ya sdh trsrh kmu,tp mama mau tdr,dia malah mrh dan jd memukuli saya,krna tkt saya mulai ksl dan memukul dia akhirnya say blg”ya sudah klo msh mau pukul mama,pukul sja sepuas kamu,mama capek” kdg saya bingung apa yg hrs saya lakukan lg biar dia itu dgr dan berhenti mengoceh dan nangis,dgn cara lembut sudah tp tdk mau dgr,kdg sya depresi dan menyalahkan diri sya sndri krna tdk bisa jd ibu yg baik..saya bnr2 tdk tau lagi apa yg hrs saya lakukan jika anak saya sdg mulai menentang,mrah,ngoceh n dan nangis seperti itu..kdg dia kata2 dia itu seperti org dewasa dgn kata2 yg bgt dalam,membuat saya jd +merasa saya bnr2 bukan ibu yg baik…apa yg hrs saya lakukan bun..terima kasih

    1. Iya mba sama permasalahan kita, sdh sy jalani smuany. Apa krn lingkungan juga yg mbuat ank spt itu?

  25. setuju dgn artikel diatas. sebab saya mengalami sendiri. tapi gimana klu anak meminta sesuatu pasti nangis klu gak kita turutin maunya. ujung2nya saya sgg ibu kesal juga.

  26. Bund …artikelnya good tp bgmn caranya kalo sdh terlanjur slah kerna anaknya sdh sma dan susah sekali kalo di beritahu sesuatu selalu saja ditentang….tks

    1. @bu erna : tidk ada kta terlambat. U mengatasi anak apapun masalaahnya yg perlu kita lakukan adLah meningkatkan kesabaran tp tetap tegas dan yg utama adalah doakan selalu…
      Elus kepalanya dan doakan dia. Minta dia u menngaminkan setiap doa yg kita panjatkan n bisikkan di telinganya.

  27. Selalu belajar menjadi orang tua yang bijak, dalam menghadapi tingkah pola anak yang maunya bermacam-macam, tks artikelnya byk masukan yang akan menjadi pelajaran.

Komentar