Pendidikan & Psikologi, Tumbuh Kembang Anak

Perkembangan Otak Anak Pada Tahun Ke 5 Dan Ke 6

Share Yuk!

Perkembangan Otak Anak Pada Tahun Ke 5 Dan Ke 6Artikel ini melanjutkan dari artikel-artikel sebelumnya tentang tahap-tahap perkembangan  otak anak pada tahun 1, ke 2, ke 3 dan ke 4.

Tahun Kelima
Pada tahun kelima  ini perkembangan bertumpu kepada perasaan dalamnya.  Perkembangan  isi kepala terjadi pada limbik  kanan bagian dalam. Mereka mulai memiliki rasa tanggung jawab , belajar dewasa, meningkatkan kefahaman dalam berkomunikasi, dan kepandaian merangkai kata-kata dalam komunikasi.

Pada umur ini anak-anak sudah berani mengungkapkan isi hatinya. Kepekaan perasaan mulai tinggi. Belelaian dan perhatian adalah keperluan utama sehari-hari yang mereka harapkan. Ia ingin disanjung, dipuji, dan dilibatkan.

Pergaulannya dengan sebayanya ditandai dengan keinginan untuk memimpin. Intensitas pergaulannya semakin sering. Sudah sangat mengerti artinya kehilangan, ditinggalkan, dikucilkan. Sudah tahu rasanya sakit hati. Sudah pandai berbicara suka dan tidak suka pada teman sebayanya.Bahkan sifat-sifat bossy sudah mulai muncul karena ingin diakui sebagai orang yang baik dan layak dipuji.

Tahun Keenam
Pada tahun keenam ini mulai bertumbuh kembangnya kreativitas. Mereka sudah mampu menjadi detektif cilik, untuk menyambungkan informasi yang terputus. Sudah mampu mencari  siapa  dalang dari keusilan teman sebayanya. Mereka mulai mengungkapkan khayalan dan cita-citanya. Pikirannya sudah mulai bisa meneropong ke masa depan.

Otak kanan bagian luarnya berkembang cepat pada tahun ini. Gaya atraktifnya dalam berkomunikasi sudah mulai kelihatan, seperti memainkan bahasa tubuh.

Meskipun masih terkesan sebagai anak mami, tetapi kepercayaan dirinya tetapi kepercayaan dirinya sudah mulai tumbuh. Perasaan minder berkurang, terutama jika kreativitasnya berkembang. Cara melukisnyapun sudah mulai muncul unsur  seni, tidak lagi sekedar mewarnai dan membentuk, sudah ada improvisasinya. Mereka sudah berani dan yakin dalam mengemukakan pendapatnya. Perasaan ingin bebas dan memiliki privasi sudah tampak pada umur ini.

BACA JUGA:  Tips Mengatasi Anak Yang Mudah Marah

Sumber Gambar : http://www.vpro.nl/.imaging/stk/vpronl/opengraph/media/vpronl/programmas/labyrint/blue-brain/original/blue%20brain.jpg
Share Yuk!