Perbedaan Antara Hati-Hati dan Rasa Takut

Perbedaan Antara Hati-Hati dan Rasa TakutPenting sekali bagi anak untuk mengetahui perbedaan antara hati-hati dan rasa takut. Hati-hati adalah kata yang menjadi dasar keselamatan. Ini hal yang penting untuk kehidupan.

Misalnya saat mengendarai mobil harus menggunakan sabuk pengaman, saat mengendarai motor harus pakai helm, saat menyeberang jalan harus menengok kiri kanan terlebih dahulu setelah aman baru menyeberang.

Hal- hal demikian itu namanya berhati-hati. Kata-kata yang sebaiknya digunakan sebagai kata- kata peringatan untuk berhati-hati adalah jangan atau tidak.

Rasa takut sebaliknya berhubungan dengan perasaan takut. Bagi anak kecil rasa takut adalah normal karena dunia memang menyeramkan bagi anak kecil. Belajar mengendarai sepeda akan terasa menakutkan, tetapi tidak berarti anda ingin anak terus takut mengendarai sepeda.

Orang tua yang terlalu melindungi cenderung menanamkan rasa takut di dalam diri anak-anak mereka, mengubah apa yang sebenarnya sebuah kehati-hatian kecil menjadi teror besar. Sebaiknya anda mejaga agar  tidak otomatis berkata yang bisa membuat anak anda semakin was-was dan semakin mungkin celaka seperti “ jangan main manjat-manjat pohon, nanti kamu celaka,”

Jangan juga menanamkan ide didalam kepala anak anda sehingga membuat mereka semakin takut. misalnya berkata “ pasti tidak ada hantu di bawah tempat tidur. Kamu mau ayah/ibu periksa?” yang bukan hanya bertentangan, tetapi juga menanamkan ide di dalam kepala anak kalau benar-benar ada hantu di bawah sana.

Sumber  Gambar : http://www.cashtuinartikelen.nl/uploads/resized/2/LET_OP.jpg

6 thoughts on “Perbedaan Antara Hati-Hati dan Rasa Takut”

  1. Jaga dan rawat anakmu ,,,dengan baik,,, beri pengertian dan tanamkan budi pekerti…karena…pendidikan usia dini akan terpatri di alam bawah sadar mereka…dan menjadi bekal untuk kehidupannya kelak….
    Jadi, beri mereka pelajaran dan pengertian tentang sesuatu yg baru dalam hidupnya, jangan terlalu melarang seorang anak untuk melakukan sesuatu, justru jika anak mau melakukan sesuatu, kita bisa mendeteksi secara dini apa bakat dan kemampuannya

    Reply
  2. Jaga dan rawat anakmu ,,,dengan baik,,, beri pengertian dan tanamkan budi pekerti…karena…pendidikan usia dini akan terpatri di alam bawah sadar mereka…dan menjadi bekal untuk kehidupannya kelak….
    Jadi, beri mereka pelajaran dan pengertian tentang sesuatu yg baru dalam hidupnya, jangan terlalu melarang seorang anak untuk melakukan sesuatu, justru jika anak mau melakukan sesuatu, kita bisa mendeteksi secara dini apa bakat dan kemampuannya

    Reply
  3. Jaga dan rawat anakmu ,,,dengan baik,,, beri pengertian dan tansmkan budi pekerti…karena…pendidikan usia dini akan terpatri di alam bawah sadar mereka…dan menjadi bekal untuk kehidupannya kelak….
    Jadi, beri mereka pelajaran dan pengertian tentang sesuatu yg baru dalam hidupnya, jangan terlalu melarang seorang anak untuk melakukan sesuatu, justru jika anak mau melakukan sesuatu, kita bisa mendeteksi secara dini apa bakat dan kemampuannya

    Reply
  4. Sering menakut-nakuti anak kita membuat dia menjadi benar-benar penakut. Kelak setelah menjadi penakut, dia akan disalahkan mengapa jadi anak kok penakut, padahal ibunya yang sering menakut-nakuti. Kebiasaan buruk orang tua lainnya adalah memberi permen untuk menenteramkan anak yang rewel, padahal itu berbahaya, anak bisa kegemukan. Minum jangan dibiasakan yang manis bunda

    Reply
  5. Klo ngelarang anak juga harus disertai alasan yg tepat, jangan asal bilang “ga boleh”, “jangan”, “tidak”, tp anak ga tau knp ga boleh, knp jangan, knp tidak, anak harus dikasih tau akibatnya bila mereka dilarang. Kayak anakku sukanya makan permen, minum susu, aku kasih tau, jangan suka makan yg manis2, nanti obesitas loh, bahasa ke anak yah…jangan makan manis2 aja, nanti badannya genduuut, ade mau gendut2 ntar susah gerak? Nah anak ntar mikir dengan sendirinya.

    Reply
  6. kl anak kita larang pasti akan penasaran …maka dari itu saya selalu beri pengertian kl ini ga boleh krn bisa berakibat spt ini spt contoh kl anak saya suka mengkonsumsi yg manis saya memberi pengertian itu tdk bgus

    Reply

Leave a Comment