Anakku Takut Di tinggal, caranya Untuk Berani ???

cara_atasi_takut_anak_masuk_pertama_sekolahBAGI sebagian anak,hari pertama masuk sekolah adalah hari yang tidak menyenangkan.Tak heran,bila mereka pun ngambek atau nangis begitu sampai di sekolah. Bagaimana mengatasi hal ini?

M Ilham Firdaus kelas Play Group TK Darunnajah, menangis saat bundanya menyuruhnya masuk ke kelas yang dipenuhi anak-anak seusianya. ”Aku nggak mau kalau masuknya nggak sama mama, aku takut,” katanya seraya menangis. Mau tidak mau,sang bunda pun terpaksa ikut masuk kelas dan mengikuti pelajaran I’am (panggilannya) saat itu. Sudah hari keempat I’am terus-terusan rewel,dan lagi-lagi bundanya pun terpaksa menemaninya mengikuti pelajaran di sekolah. Apa yang dialami I’am memang biasa terjadi pada hari pertama anak mulai masuk sekolah.

Ternyata tidak hanya I’am saja yang rewel tidak ingin sekolah, ada seorang teman sebayanya yang mengalami hal sama.Saling takutnya,anak tersebut malah tak mau masuk sekolah. Parahnya lagi, ibunya pun mengizinkannya untuk tidak masuk sekolah. Memang memasuki lingkungan yang baru adalah masa-masa yang mendebarkan. Sama halnya dengan anak-anak yang baru memasuki masa-masa sekolah pertamanya, terutama di masa taman kanak- kanak. ”Menangis karena tidak terbiasa,merasa asing dengan orang sekitar merupakan reaksi yang dialami beberapa anak saat mereka memasuki sekolah,terutama sekolah di taman kanak-kanak atau pre-school.

Sebenarnya, apa yang dilakukan ibunda I’am adalah suatu tindakan yang benar, dengan tujuan agar I’am bisa dilepas. Harapannya, nantinya dengan sendirinya I’am sudah berani masuk sekolah sendiri dan terbiasa dengan lingkungan barunya. ”Beri pendampingan sementara dan bantu anak untuk sosialisasi dengan teman-temannya. Ada baiknya juga Anda memberikan pujian bahwa mereka anak-anak hebat, dan jangan lupa tunjukkan antusiasme kita dengan cerita mereka setelah pulang sekolah,”tuturnya.

Dengan begitu, sejak dini anak-anak sudah diperkenalkan mengenai kewajiban mereka untuk menuntut ilmu, jadi permintaan yang tidak perlu ditoleransi karena akan melahirkan ketidakwajaran selanjutnya. ”Siapkan mentalnya dan berikan penjelasan akan tujuan utama kenapa mereka harus bersekolah. Ajaklah mereka ngobrol tentang cita-cita mereka dan semua cita-citanya bisa dicapai lewat sekolah. Ketakutan anak di sekolah ini ternyata tidak hanya dialami anak-anak yang baru masuk sekolah taman kanak-kanak, tetapi juga dapat dialami setiap anak hingga usia 14–15 tahun,saat mulai bersekolah di sekolah baru atau menghadapi lingkungan baru.

Atau, ketika menghadapi suatu pengalaman yang tidak menyenangkan di sekolahnya. Jangan jadikan lingkungan sekolah sebagai alasan anak tidak mau sekolah. Namun apabila anak takut sekolah lantaran alasan masalah teman, kita bisa carikan teman yang kurang lebih setipe dengan anak kita. Jika kita bisa, ajak guru untuk memperhatikan anak, sementara kita juga menceritakan apa yang disukai anak sehingga guru bisa cepat mengakrabi anak.

”Bantu anak untuk merasakan ketenangan dan rasa aman terlebih dahulu dan kerja sama dengan guru, dan berikan tenggang waktu kepada anak supaya mereka tidak kebablasan rewelnya. Obat yang paling mujarab yang membuat anak merasa senang bersekolah adalah dengan memberikan pujian atas kehebatannya, khususnya saat anak sedang tidak rewel; dan ingat, kerja sama dengan guru juga sangatlah penting.

Jadi, agar anak tidak terlalu rewel saat mendapati lingkungan barunya, yaitu sekolah; maka disarankan Melly, ada baiknya untuk memilih sekolah yang dekat dari rumah.

Dan point-point yang terpenting adalah

1. Jangan merusak “Mood” anak sejak bangun tidur, dengan memarahi atau membuat anak menangis.

2. Antarkan anak ke sekolah, ciptakan suasana yang menyenangkan saat di perjalanan ke sekolah.

3. Jika anak takut di tinggal, temani anak di dalam kelas, biasanya di hari pertama atau minggu pertama pihak sekolah mengijinkan orang tua masuk. Pelan-pelan Anda coba jaga jarak, dari duduk di samping, kemudian di belakang kelas, kemudian di luar kelas tapi pada posisi anak bisa melihat Anda. Sampai akhirnya anak Anda bisa menyesuaikan diri dan bisa di tinggal.

4. Jika pihak sekolah tidak mengijinkan masuk ke dalam, cukup antar anak sampai masuk kelas & Jemput sebelum anak keluar kelas.

5. Dan jangan lupa, ajak anak Anda berdo’a agar dia berani.

Sumber

http://sonny.dagdigdug.com

4 Komentar

  1. anak saya sekarang TK selalu tidak mau ditinggal di dalam kelas sendiri selalu ditemani, Dia tidak mau bermain dengan teman2nya padahal teman2nya selalu mengajaknya bermain, tapi kalau dirumah dia selalu bermain dengan teman2 yang sebaya, bagaimana cara mengatasi anak saya dan bagaimana cara untuk memberanikan sianak. tolong ya buk.

  2. Saya mau tanya, anak saya saat ini sudah masuk sekolah paud, tapi sampai sekarang dia susah kalau di ajak pergi sekolah, dia cuma mau sekolah kalau di temani bundanya. Berhubung saya dan suamu bekerja saya hanya bisa menemani dia sekolah pas hari sabtu saja, karena sejak bayi dia sudah tinggal sama neneknya, berhubung saya bekerja di luar kota jadi saya dan suami hanya bisa sekali seminggu pulang, saya sudah coba ambil cuti tapi belum diizinkan, sekarang anak saya sudah tidak mau lagi pergi kesekolah, gimana cara saya mengatasinya?

  3. Anak sya kelas 1 sd selalu nangis setiap mau masuk kelas tdk mau ditinggal sedangkang sya harus bekerja.sudah seminngu ini slalu nangis..

Komentar