Pendidikan & Psikologi

Terampil Menahan Diri Bagi Anak Sejak Dini, Modal Kesuksesan Anak

Terampil Menahan Diri Bagi Anak Sejak Dini, Modal Kesuksesan AnakAgar bisa SUKSES dalam menjalankan tugas dan kewajiban seorang hamba sebagai khalifah di muka bumi ini kemampuan menahan diri, merupakan ketrampilan emosi yang  sangat penting dan mutlak diperlukan.

Bagaimana tidak? kita selalu dan sangat sering dihadapkan pada hal-hal yang menggiurkan tapi menyesatkan dan merusak. Apalagi dizaman anak-anak kita dewasa kelak, entah seberpa hebatnya godaan yang harus mereka hadapi yang datang dari berbagai arah. Oleh karena itu sudah tugas kewajiban kita sebagai orangtua untuk melatih anak untuk terampil menahan dirinya atau menunda keinginannya sejak dini. Tapi tentu saja kita sebagai orangtua mereka haruslah terlebih dahulu menjadi teladan bagi mereka.

Seorang guru berkata kepada murid-muridnya, “Anak-anak, selama 45 menit kedepan, kalian akan menonton film bagus dan sementara itu saya akan keluar dari ruangan ini dan membiarkan kalian menonton bersama. Selama saya pergi, kalian boleh memakan habis keempat marshmallow yang ada di depan kalian. Tetapi…dengarkan baik-baik, bila di antara kalian ada yang berhasil menahan diri untuk tidak memakan marshmallow tersebut sampai saya kembali, maka saya akan menghadiahkan kepadanya lebih banyak lagi marshmallow untuk dibawa pulang.”

Setelah memastikan bahwa semua anak mengerti setiap kata yang baru saja diucapkan, sang guru keluar dan membiarkan anak-anak tersebut menonton. Di setiap sudut ruangan telah dipasang sejumlah video camera untuk merekam gerak-gerik setiap anak.

Dari rekaman tersebut terlihat respon dari masing-masing anak. Ada yang satu menit setelah sang guru keluar dari ruangan, keempat marsmallow langsung disantap. Beberapa anak lain berhasil menahan diri sampai sepuluh menit, bahkan sampai tiga puluh menit, tetapi akhirnya tergoda untuk memakan satu, dua, tiga dan ada yang habis semuanya.

Tetapi ada tiga anak yang berhasil menahan diri. Mereka berhasil menunda kenikmatan sesaat demi marshmallow yang lebih banyak. Dari rekaman terlihat jelas bahwa mereka ingin sekali memakan marshmallow itu. Apalagi pada menit-menit terakhir ketika anak-anak lain memakan habis marksmallow mereka. Perjuangan yang tidak mudah bagi anak umur tujuh tahun.

Setiap kali mereka melihat marshmallow yang menari di atas meja, mereka mengalihkan mata ke layar TV. Kadang mereka menutup mata, kadang mereka menjauh dari marshmallow dan memandang ke luar jendela. Berbagai cara mereka lakukan dan pada akhirnya mereka pun berhasil.

Tiga puluh tahun kemudian, ketika anak-anak tersebut telah beranjak dewasa diselidiki bagaimana kehidupan mereka. Hasilnya sangat menarik, ternyata ketiga anak yang berhasil menahan diri untuk tidak memakan marshmallow mendapatkan nilai-nilai terbaik dari sekolah terbaik. Kehidupan sosial mereka juga baik dan mereka mencapai prestasi puncak pada pekerjaan mereka masing-masing.

Sebaliknya anak-anak yang tidak mampu menahan diri untuk makan marsmallow, rata-rata gagal dalam sekolah, terlibat pergaulan buruk dan pelanggaran hukum, beberapa masih menganggur dan beberapa lainnya tidak diketahui keberadaannya.

Penelitian ini menyimpulkan pentingnya menahan diri dan menunda kesenangan, bila kita ingin meraih kesuksesan yang luar biasa tidak hanya di dunia akan tetapi yang jauh lebih penting adalah kesuksesan akhirat.

HMM … Siapa yang ga mau sukses dunia akhirat???

Sumber Gambar : http://www.pasar1.com/images/2015/04/14/29386/bisnis-dahsyat-hasilkan-income-jutaan-perhari_1.jpg