Pendidikan & Psikologi

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

 pentingnya-pendidikan-anak-usia-dini

Anak merupakan aset terbesar orang tua untuk masa depan. Banyak harapan besar yang ditumpukan oleh orang tua kepada mereka. Demi kemajuan anak orang tua bisa mengorbankan apa saja termasuk pendidikannya. Setiap orang tua menginginkan pendidikan yang terbaik bagi anak. Namun sebagian besar orang tua masih kurang tepat dalam memberikan tuntutan pendidikan bagi anak.

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membangun Masa Depan Bangsa

Tujuan utama dari diselenggarakannya pendidikan anak usia dini adalah untuk membentuk anak yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa. Terdapat perbedaan antara anak yang medapatkan pendidikan anak usia dini dengan anak yang tidak mendapatkan pendidikan usia dini.

Seorang anak yang diberikan pendidikan sejak usia dini pra sekolah yang bagus maka anak tersebut akan belajar menjadi pribadi yang mandiri, kuat bersosialisasi, percaya diri, punya rasa ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide, mengembangkan ide, dan siap untuk sekolah. Sedangkan anak yang tidak mendapatkan pendidikan anak usia dini akan cenderung lamban dalam menerima sesuatu. Pendidikan anak usia dini bukanlah sekedar jenjang pendidikan yang harus dilalui anak, namun lebih ditekankan kepada tujuannya untuk melatih adaptasi anak terhadap lingkungan yang akan dihadapi kelak.

Pendidikan anak usia dini penting karena di usia inilah anak bisa membentuk kesiapan dirinya menghadapi masa sekolah. Kepandaian kognitif, afektif dan psikomotor akan terbentuk dengan baik melalui pendidikan ini.

 

Masa Usia Dini Merupakan Periode Emas

Masa usia 0 – 6 tahun disebut dengan masa keemasan karena melalui stimulasi yang efektif pada usia ini di lingkungan dapat mengembangkan pertumbuhan otak dan stimulasi anak. Masa ini merupakan masa perkembangan kecerdasan yang cepat. Kecerdasan pada masa ini dapat meningkat dari 50% menjadi 80% jika mendapatkan stimulasi yang baik.

Perkembangan kecerdasan pada anak akan berhenti pada usia 18 tahun dan setelah itu kognitifnya tidak akan berkembang lagi walaupun dengan pemberian nutrisi yang baik sekalipun. Usia 0 – 6 tahun merupakan masa dimana anak mulai mempunyai kepekaan terhadap kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial, kemadirian, seni, moral, agama. Oleh karena itu pemberian pendidikan yang tepat dibutuhkan untuk terus menggali identitas diri anak.

 

sumber : rubrikita.com