Kesehatan

Makanlah Untuk Berfikir

Share Yuk!

Makanlah Untuk BerfikirOtak tidak akan mampu melakukan pekerjaan mengatur tubuh, menghafal, atau memenuhi tugas penting lainnya walaupun sangat sederhana jika tanpa mendapatkan pasokan gizi yang tepat. Untuk menjaga keefektifitasnya harus dijaga segala kebutuhan pokoknya. Kenikmatan otak sebagai perasa bisa diperoleh sesuai dengan gizi yang diberikan sehari-hari.Dr. Jean Mark Ruben & Ann Daufur mengungkapkan bahwa makanan yang dikonsumsi manusia terdiri dari beberapa zat nutrisi berukuran besar (protein, lemak, dan zat gula) serta beberapa macam zat lain yang berukuran kecil (berbagai jenis vitamin, mineral dan beberapa zat lainnya).  Berikut perincian kegunaan zat-zat tersebut:
1. Protein: Si Tangan-Tangan Kecil
Pabrik pembentukan otak adalah pusat produksi yang memiliki banyak sekali kegiatan. Dipabrik inilah produsen asam amino yang terkandung di dalam protein pada sel-sel otak kita dan ia juga selalu meperbarui asam tersebut.  Kekurang protein dalam jumlah besar bisa menyebabkan terjadinya serangan penyakit ‘kwasiorkor’ yang secara negative bisa mempengaruhi kinerja otak.
2. Zat Gula; Si Bahan Bakar
Ketiadaan zat gula hanya dalam waktu 3 menit dapat menghancurkan otak. Beberapa macam zat gula bisa dibedakan secara spesifik. Zat gula yang lambat terbakar dan zat gula yang cepat terbakar.Kecepatan penyerapan zat gula diukur dari tingkat kemanisannya. Jika tingkat kemanisan zat gula rendah maka proses masuknya ke dalam darah juga membutuhkan waktu yang lama. Utamakanlah zat gula yang mengalir dalam darah secara lambat bukan yang kadarnya meningkat tajam atau menurun secara lebih tajam. Sebaiknya memilih makanan yang memiliki tingkat kemanisan rendah.
3. Lemak: Si Unsur Pokok Bangunan
Lemak di dalam otak harus dipilih dengan baik karena 60% total berat otak didominasi oleh lemak. Lemak bertugas menjalankan seluruh system koneksi otak juga sebai pelumas pada hubungan antar sel diseluruh bagian otak. Lemak didalam otak bukan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi. Keberadaan lemak di otak karena lemak menjadi bagian pokok dari selaput otak atau seakan-akan ia adalah kulit bagi sel-sel otak. Karena jumlah sel di dalam otak banyak maka kuantitas lemak juga banyak.
4. Zat-Zat Berukuran Kecil: Para Penolong Yang Tersembunyi tetapi Sangat Penting
Zat-zat berukuran kecil ini terdiri dari beberapa macam vitamin dan mineral. Karena sedemikian kuatnya zat-zat tersebut maka kita hanya membutuhkan mereka dalam kuantitas yang kecil. Tanpa adanya zat-zat ini seluruh Janis protein, lemak, dan zat gula tidak mungkin mencapai otak. Salah satu contohnya adalah vitamin B1 yang dengannya zat gula menjadi dapat digunakan. Berarti ketiadaan vitamin B1 akan menyebabkan ketiadaan pasokan zat gula kedalam otak.
Kita harus mengatur pola makan yang seimbang sehingga kita bisa mengkonsumsi semua zat gizi tersebut. Diet yang berlebihan akan berbahaya bagi otak.

Sumber Gambar : https://timrwalls.files.wordpress.com/2015/03/the-universal-ignorance-regarding-the-vital-link-3.jpg
Share Yuk!
BACA JUGA:  Masa Subur Wanita