BAB Tidak Lancar Dan Megacolon Pada Bayi

Pertanyaan :

Assalammu’alaikum. Dokter saya mau tanya, anak saya berusia 4,5 bulan dan berat badan 8 kg. BAB tidak teratur. Bahkan bisa sampai 14 hari baru BAB, kotorannya lembek, perutnya tidak distensi dan anak juga tidak mengalami demam atau rewel. Apakah hal itu masih dalam batas normal atau tidak? Mohon juga informasi mengenai megacolon pada bayi, dan bagaimana mengenali ciri konstipasi pada penyakit megacolon dengan konstipasi karena sebab lain. Dwi. gavinnaufal@xxx

Jawaban :

Buang air besar merupakan proses fisiologis pada tubuh untuk membuang sisa metabolisme (sistem ekskresi). Subhanallah, Allah swt menciptakan bagaimana agar pengaturan dalam tubuh seimbang antara proses anabolisme (pembentukan) dari nutrisi yang kita konsumsi, dengan proses pembuangan. Bayangkan ketika tubuh tidak memiliki kemampuan untuk BAB, maka akan terjadi penumpukan sisa metabolisem yang sudah tidak terpakai.

Begitu juga pada anak-anak, proses BAB sebaiknya rutin tiap hari. Pada bayi baru lahir sampai 3 bulan,  BAB mungkin terjadi lebih dari 1x sehari, sementara semakin usia anak bertambah maka BAB rutin terjadi 1x/hari. Sehingga apabila BAB pada ananda sampai 14 hari, dapat digolongkan terjadi sembelit. . Sembelit terjadi jika kebiasaan buang air besar kurang dari tiga kali dalam satu minggu, serta sulit mengeluarkan feses (kotoran).

Sembelit pada anak dapat disebabkan karena pola makan, kurangnya komsumsi makanan yang mengandung serat. Fungsi cairan dan serat di dalam tubuh untuk membantu pencernaan terutama pergerakan usus, sementara pada  ananda apakah masih  diberi ASI? Sembelit biasa  terjadi dikarenakan transisi dari ASI ke susu formula atau makanan pendamping ASI.

Megacolon nama lainnya adalah penyakit hisprung, yaitu  penyakit yang terjadi karena adanya maslah pada sistem saraf pada usus besar paling bawah, mulai anus hingga usus di atasnya. Sistem saraf pada usus  berguna untuk membuat usus bergerak (peristaltik) membantu proses pencernaan makanan sampai terjadinya BAB.

BACA JUGA:  Usia Kehamilan Yang Aman Untuk Berhubungan Intim

Ciri untuk mengenali Megacolon: pada bayi yang baru lahir tidak dapat mengeluarkan mekonium (tinja pertama pada bayi baru lahir), tidak buang air besar dalam waktu 24-48 jam setelah lahir, perut menggembung, muntah. Diare encer (pada bayi baru lahir), berat badan tidak bertambah. Setelah mengenal ciri tersebut, tidak perlu ditunda untuk memeriksakan bayi kita ke dokter agar mendapat pertolongan lebih awal.

 

Profil Konsultan : 

dr Linda

dr. Linda Rosita, M. Kes, Sp. PK, adalah dokter spesialis Patologi Klinik yang juga merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Rubrik Konsultasi Kesehatan, TIDAK TERKAIT Dengan Produk Apapun yang ditawarkan di website ini, murni fasilitas yang diberikan untuk menjawab kebutuhan informasi kesehatan para pengunjung setia PondokIbu.com.