Mompreneur, Profil Mompreneur

Kisah Mompreneur Sukses Dengan Kaleng Lukis

kaleng laniMenjadi seorang mompreneur adalah pilihan. Menjadi seorang ibu rumah tangga sekaligus pebisnis. Seorang mompreneur setiap hari sibuk melakukan kewajibannya sebagai seorang ibu dan istri yang harus mengurus rumah tangganya. Lebih hebatnya, disamping tugasnya yang banyak dirumah, dia masih bisa menekuni bisnis yang berawal dari hobinya. Awal mula mompreneur berbisnis hanya sebagai sampingan untuk membantu suami mencukupi kebutuhan, namun saat ini banyak mompreneur yang sukses dan hasilnya justru melebihi gaji sang suami.

Salah satu contohnya adalah Lani Cahyaningsari, dia merupakan seorang mompreneur yang telah membuktikan bahwa mengurus rumah, suami dan anak bisa berjalan bersamaan. Lani Cahyaningsari yang memiliki latar belakang sebagai seorang sarjana arsitektur dari Trisakti, mempunyai cita-cita menjadi seorang pelukis dan setelah menikah dan dikaruniai anak, Lani mengisi waktu luangnya dengan mengembangkan bakatnya menggambar dan melukis. Dia pernah mengantongi juara 1 Lomba Lukis Poster se-Asia. Lani juga sering mengikuti pameran lukisan. Hobi melukisnya mendapat dukungan dari suami dan keluarganya.

Pada tahun 2000, Lani mulai membuat suatu karya tanpa terlepas dari keahliannya melukis. Dia melukis dengan media kaleng bekas. Karyanya diberi nama kaleng Lani. Keluarga Lani kebetulan mempunyai Rumah Makan di Cilandak sehingga ada tempat untuk menjual hasil karyanya.

Bagi orang lain sejumlah kaleng bekas adalah sampah yang tidak ada guna dan harganya. Tapi untuk Lani, kaleng adalah sumber penghasilannya. Dia sering mengumpulkan kaleng bekas yang dia temukan dijalan sampai teman-temannya sering menyebutnya sebagai seorang pemulung kaleng. Beraneka macam kaleng setelah dibersihkan dan dilapisi cat besi siap dijadikan sebagai media lukis. Barang yang awalnya tidak berguna ini bisa dijadikan bisnis kreatif yaitu dengan melukisnya menggunakan cat yang penuh warna. Motif, warna dan bentuk kaleng yang beraneka macam dapat menciptakan ribuan pernak pernik yang laku dijual. Seperti souvenir, jam dinding, celengan, tempat sampah dan lain-lain.

Dengan modal seadanya dan pensil, tangan kreatif Lani akan menggambar aneka gambar yang lucu seperti binatang, rumah, bunga, pohon dan juga gambar lainnya. Kurang dari 5 menit saja gambar dengan pensilnya sudah memenuhi permukaan kaleng. Setelah itu, Lani mulai mewarnai gambarnya dengan cat acrylic. Sungguh mengagumkan melihat cara kerja Lani, karena dia bekerja dengan sepenuh hati. Tidak pernah terlihat raut muka lelah dari wajahnya, meski keringat menetes tidak pernah dia rasakan. Sambil melukis kalengnya, Lani masih bisa bercengkerama dengan ketiga buah hatinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Membuka Kelas Pelatihan Untuk Anak-anak

profil mompreneur suksesSelain melukis kaleng, Lani juga sering mendapat pesanan. Lani juga membuka kelas kaleng buat anak-anak. Tidak terhitung lagi berapa banyak anak dan sekolah yang sudah diajarinya membuat kaleng lukis sehingga bisa membuat tempat pensil dan celengan dengan kaleng lukis.

Lani tidak pernah segan untuk membagikan ilmunya kepada orang lain. Dia justru akan bahagia jika ibu-ibu yang lain juga bisa melukis kaleng seperti dirinya sehingga kelak bisa mengajarkannya pada keluarga atau orang lain lagi. Sehingga para ibu bisa mendapatkan tambahan penghasilan dengan mengisi waktu luangnya.

Bisnis melukis kaleng hasilnya cukup membuat Anda tergiur.  Sebagai gambaran saja untuk membuat 10 tempat pensil kaleng cukup dengan modal Rp 100.000 untuk membeli cat, kuas dan pernis. Dari 10 tempat pensil setelah dilukis akan laku dijual Rp 200.000. Keuntungannya 100% bukan? Kini setelah lebih dari sepuluh tahun Lani berkarya sebagai seorang mompreneur, Lani memiliki keinginan untuk membagi  ilmunya kepada lebih banyak orang lagi.

Semoga akan lahir Lani yang lain yang mau menggerakkan tangannya dan mau berfikir untuk sesuatu yang produktif. Dan yang pasti selalu mensyukuri karunia Ilahi dalam bentuk seperti apapun.

Sumber gambar :
1. http://direktori.indonesiakreatif.net/uploads/2013/05/jakarta_kerajinan_kaleng-lani_2205.jpg
2. http://direktori.indonesiakreatif.net/uploads/2013/05/jakarta_kerajinan_kaleng-lani_2211.jpg