Fungsikanlah Otak Kanan Anak

Fungsikanlah Otak Kanan AnakKemajuan zaman yang kian cepat akhir-akhir ini memang membawa berbagai persoalan yang harus dihadapi dan dipecahkan. Dan untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut tak cukup hanya bermodal intelegensi yang tinggi namun harus didukung dengan kreativitas. Anak berusia dibawah 3 tahun berada pada puncak kreativitasnya, sementara mulai usia 4 sampai 5 tahun atau pada usia sekolah tingkat kreativitas anak langsung menurun drastis.
Sejak dalam kandungan, seorang anak secara otomatis telah memulai tahap pertama dari perjalanan belajarnya. Pad usia nol sampai 5 tahun seorang anak berada dalam masa kritis. Di usia tersebut mereka diibaratkan sebagai sebuah “sponge”. Mereka dapat menyerap berbagai macam informasi dari lingkungan sekitarnya dan meniru hal-hal yang menarik minatnya. Biasanya mereka menjadikan orang tua atau guru sebagai model utamanya.

Dalam belajar, kita diharapkan dapat menggunakan kedua belah otak secara seimbang, baik belahan otak kiri maupun belahan otak kanan. Pasalnya, kedua belahan tersebut saling bergantung dan mendukung satu sama lain. Apabila tidak digunakan secara seimbang maka salah satu dari belahan yang jarang digunakan akan mengalami hambatan-hambatan dalam menjalankan fungsinya.

Sistem belajar di Indonesia, lebih banyak memberikan rangsangan kepada anak-anak untuk menggunakan belahan otak kiri. Sementara belahan otak kanan sangat jarang digunakan, bahkan terkesan dilupakan, sehingga menjadikan anak-anak kita kurang kreatif. Ditambah lagi, di sekolah-sekolah para guru cenderung lebih menekankan pada mengajar, membaca, berhitung atau menghafal. Padahal ini justru menjadikan anak tak berpikir kreatif karena fungsi imajinasi yang terletak di otak kanan diabaikan.

Salah satu fungsi belahan otak kanan adalah mengontrol hal-hal yang bersifat non-verbal, holistik, intuitif serta imajinatif. Dua hal terakhir tersebut adalah hal-hal yang dibutuhkan dalam kreativitas yaitu kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan dan kemampuan untuk mengelaborasi atau mengembangkan, memperkaya dan merinci suatu gagasan.

Kreativitas haruslah dikembangkan sejak dini karena sangat berpengaruh dalam kehidupan anak sehari-hari supaya anak-anak siap untuk bertahan dalam menghadapi era globalisasi saat ini. Kreativitas juga mempunyai kegunaan diantaranya adalah membantu anak mengaktualisasikan atau menunjukkan jati dirinya, memungkinkan anak untuk berpikir kreatif dalam melihat bermacam-macam kemungkinan penyelesaian masalah. Kreativitas juga memberikan kepuasan pada anak yang dapat bersibuk diri secara kreatif dan memungkinkan anak untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Setiap manusia memiliki potensi untuk menjadi kreatif, karena kreativitas sudah dimiliki oleh anak sejak lahir. Tergantung, bagaimana mengembangkannya. Sebagai pendidik, orang tua dan guru harus bekerjasama agar anak dapat mengembangkan kreativitasnya. Orang tua harus menciptakan sebuah lingkungan yang sesuai dan aman bagi perkembangan anak dalam mengekspresikan kreativitasnya.

Guru juga bertanggung jawab dalam mengembangkan kreativitas anak, misal dengan mencoba menghormati anak didiknya sebagai individu sekaligus menghargai keunikan anak tersebut. Apabila semua itu dilaksanakan dengan baik maka anak akan memiliki kebebasan dalam mengekspresikan ide-idenya secara kreatif sehingga ketika tiba waktunya terjun ke masyarakat mereka akan jauh lebih kreatif karena semakin banyak pengetahuan yang mereka miliki.

Sumber Gambar : http://www.egitimpedia.com/uploads/2015/04/hand-draws-brain-sign_M1juG9r_-e1428168109473-658x482.jpg

3 Komentar

  1. mungkin artikel ini akan berguna kalau disertakan cara2 merangsang pertumbuhan dan perkembangannya.

    1. terimaksih atas masukannya mbak yenny….

      http://www.ialf.edu/kipbipa/papers/MarjamSBudhisetiawan.doc

      kegiatan-2 yang meningkatkan reativitas merupakan cara-2 optimalkan otak kanan. misalnya meminta anak menggambar apa yang sedang diimaginasikan. meminta anak menggambar apa yang di lihatnya, bermain cat warna, bermain peran, dan msaih banyak lagi. mungkin nanti akan kami buat tulisan yang lebih baik.

      mbak mungkin punya masukan untuk bisa dimasukkan dalam blog ini hingga bisa dibaca yang membutuhkan.

    2. pada artikel menumbuhkan kreativitas anak juga sudah disinggung sekilas contoh menumbuhkan otak kanan anak. karena kreativitas berkaitan dnegan kkerja otak kanan.

Komentar