Parenting

Cara Melatih Anak Membaca

cara-melatih-anak-membaca

Salah satu hal terperting yang harus diajarkan kepada sang anak sebelum memasuki pra sekolah adalah membaca. Melatih anak membaca juga bukan merupakan hal yang mudah terlebih jika sang anak sangat suka bermain. Namun para orangtua tidak usah bingung, kini ada beberapa metode maltih anak membaca dengan menggunakan cara – cara yang menyenangkan. Berikut ada beberapa cara untuk melatih anak berbicara yang bisa anda coba.

Sebelum Mengajarkan Membaca kepada sang anak

Ada beberapa hal yang yang perlu diperhatikan saat akan mengajari anak membaca:

* Ingatlah mereka adalah anak-anak, bukan orang dewasa seperti kita. Sesuaikan metode pengajaran dengan kapasitas usianya.

* Gunakan teknik yang menarik anak.

* Saat mengajari anak, hindari hal-hal yang dapat menganggu konsentrasi, seperti suara tv, atau handpone anda yang terus berbunyi. Ada baiknya mematikan atau merubah dalam mode diam handpone tersebut.

* Catat setiap sesi “belajar” dan kemajuan yang ada untuk dianalisis sebagai bahan mengajar lebih jauh.

Melatih Anak Membaca

Anak kecil akan jauh lebih mudah dalam membaca bentuk-bentuk dan gambar. Pada umumnya, anak usia 3-5 tahun sudah memiliki ketertarikan kepada gambar dan simbol. Oleh karena itu sebelum Anda mulai mengajarkan anak untuk membaca huruf abjad, baiknya Anda pastikan terlebih dahulu jika anak Anda memang telah memiliki ketertarikan dalam “membaca” gambar, simbol ataupun logo. Guna memancing minatnya, Anda bisa membelikan mainan anak dalam bentuk buku bergambar dengan warna-warna yang bisa menarik perhatiannya. Biarkan ia bermain dan mulai mengenali gambar-gambar sambil dipandu orang tua sedikit demi sedikit.

Jika sang anak masih sulit dalam membaca, bimbing dan latih sang anak dengan mengeja seperti contohnya buku dapat di eja bu-ku. Atau bisa juga dengan anda membuat atau membeli sebuah kartu balita yang biasanya ada ejaan dan gambar contohnya. Jadi anak akan mudah mengingat jika ada contoh gambar pada tulisan yang ingin dibacanya.

Di usia 5-7 tahun, kemampuan motorik anak akan berkembang dengan sangat cepat. Pada tahun-tahun ini anak akan mulai untuk belajar membaca pola dan bentuk yang cukup rumit. Selain mengenai pola dan bentuk-bentuk tertentu, anak juga akan mulai untuk mencari tahu fungsi sebuah benda dan cara menggunakannya. Biasanya bisa terlihat dengan jelas jika sang anak mulai bisa memegang buku dengan baik kemudian membolak-balik setiap lembarnya dengan sangat baik.

 

Berhentilah Sebelum Sang Anak Bosan    

Satu hal penting, berhentilah sebelum anak bosan. Bila anak sudah tampak tidak tertarik, tak perlu memaksanya melanjutkan belajar.   Dalam hal ini, orangtua jangan sekadar  menjadi ”guru” yang hanya memerintah ini dan itu, namun jadilah teman bagi anak. Bermainlah bersamanya, menarilah bersama, bernyanyilah bersama. Tak perlu anak diajak seharian belajar membaca. Jangan lupa, suasana yang fun dan tidak membebani anak akan membuatnya lebih menikmati proses belajar membaca ini.