Tips Mengatur Frekuensi Berhubungan Seks

tips mengatur frekuensi berhubungan seksBerapa kali suami istri berhubungan seksual antara pasangan satu dengan yang lain tentunya berbeda. Hubungan seks sangat bergantung pada mood atau suasana hati dan keinginan mereka. Selama keduanya berhasrat, sanggup melakukannya dan sama-sama menikmatinya, maka tidak ada masalah.

Terlebih lagi, hubungan yang paling intim antara suami dan istri ini sebaiknya memang bersifat spontan, tanpa pernah ditambah-tambahi segala macam aturan atau bahkan dibuatkan jadwal ketat. Karena, dikhawatirkan hubungan seksual akan dirasakan sebagai bentuk pemaksaan atau kewajiban belaka sehingga tak mencapai puncak kepuasan yang diinginkan kedua belah pihak.

Nah untuk mendapatkan kebahagiaan seks bersama pasangan Anda, berikut kami berikan beberapa tips mengatur frekuensi berhubungan seks yang bisa Anda terapkan bersama pasangan.

Sesuaikan dengan ritme tubuh

Walaupun tidak ada aturan yang mengharuskan, namun ada baiknya jika hubungan seks dilakukan secara teratur 1-4 kali seminggu. Pertimbangannya, frekuensi tersebut sesuai ritme tubuh atau kondisi fisiologis pria maupun wanita. Produksi sperma sudah memenuhi kuota penampungan dalam kurun waktu tiga hari. Dengan mengikuti ritme fisiologis tubuh akan memberikan dampak yang bagus buat tubuh, apalagi produksi ini memang harus dikeluarkan secara teratur sesuai waktu atau batas kuota alamiah tadi. Adapun pada wanita justru memperbesar kemungkinan merasakan kenikmatan seksual lebih lama. Kondisi fisiologisnya, memungkinkan wanita merasakan kenikmatan hubungan seksual selama seminggu. Sehingga bila dilakukan sebelum habis masanya, tentu ia akan memperoleh kenikmatan yang berganda.

Pola 1-4 kali seminggu ini juga bisa memberikan keuntungan lain berupa kesempatan beristirahat sejenak pada organ-organ tubuh baik wanita maupun pria. Meski pada dasarnya, seberapa sering pun kita melakukan hubungan seksual, bila dilakukan dalam batas-batas wajar, tidak akan berpengaruh terhadap organ reproduksi kedua belah pihak. Sebab, baik alat kelamin pria maupun wanita diciptakan begitu rupa untuk beradaptasi terhadap kondisi apa saja.

Mengatur strategi

Adanya “aturan” tersebut praktis berdampak bila frekuensi hubungan intim amat minim atau malah berlebih. Dampaknya amat mudah terasakan dalam kehidupan sehari-hari. Frekuensi yang minim, misalnya, akan memancing suami-istri jadi gampang uring-uringan, hanya karena sebab sepele bisa meledak jadi masalah besar. Bisa juga suami atau istri kerap pasang muka cemberut atau tampak murung. Akibatnya, badan terasa lemas dan hidup pun jadi terasa tak memberi gairah. Padahal, bentuk-bentuk emosi tersebut sebetulnya merupakan reaksi tubuh lantaran energi yang dihasilkan tiap hari tak termanfaatkan secara optimal.

Sebaliknya, frekuensi yang terlalu sering, misalnya 6-8 kali seminggu, membuat energi kita terkuras habis sehingga badan jadi loyo. Terlebih pada pria, hal ini akan mudah terasa, karena di dalam sperma terkandung berbagai protein, asam amino, dan asam esensial lainnya.

rdx cafeKita harus bisa pandai-pandai mengatur strategi, misalnya memilih hari secara selang-seling atau sesuaikan dengan kemampuan pasangan kita. Frekuensi hubungan seksual yang terjaga secara teratur akan memberikan manfaat bagi Anda diantaranya membuat kita tampak fresh, lebih sehat, awet muda, dan ceria. Karena, berbarengan dengan orgasme, otot-otot tubuh akan mengalami relaksasi. Nah, saat mengalami relaksasi itulah, tubuh mengeluarkan endorfin, sejenis morfin fisiologis yang memberikan kenikmatan sekaligus pelepasan ketegangan pada seluruh otot tubuh. Makin sering endorfin dikeluarkan, makin berkurang pula beban ketegangan otot tubuh sehingga makin sehatlah kondisi tubuh yang bersangkutan.

Selain itu, seluruh pembuluh darah pun yang semula mungkin tersumbat oleh kotoran-kotoran dan gumpalan-gumpalan lemak akan terbuka dengan sendirinya sehingga sirkulasi darah dalam tubuh kembali normal dan lancar. Itulah mengapa, suami istri yang teratur berintim-intim akan tampak lebih sehat, awet muda, dan lebih bahagia. Bahkan ada yang menyebutkan, mereka yang melakukan hubungan seksual secara sehat dan teratur umurnya lebih panjang empat tahun dibandingkan dengan yang tidak.

Untuk menjaga stamina dan vitalitas Anda bisa mengkonsumsi habbat’s plus, dan RDX cafe.

Sumber gambar : http://ruanghati.com/uploads/2010/08/mnp.jpg

3 Komentar

  1. Trimksh untuk pndk ibu tntng pengethuany tntng sex pasca melahirkn n in ilmu yng sngt brmnfaat bgi kami yng sbntr lgi sdang mnunggu klhrn bh hati kami.sxli lgi trimksh untk pndok ibu smga sukses sllu.

Komentar