Kesehatan

Songgolangit Dapat Menormalkan Kadar Asam Urat

daun songgolangitAsam urat biasanya ditandai kesemutan, nyeri pada saat bangun tidur, sendi bengkak, panas dan nyeri luar biasa di malam dan pagi hari. Penyakit ini sangat mengganggu aktivitas pengidapnya. Asam urat bersumber dari sisa metabolisme zat purin makanan yang dikonsumsi. Purin adalah salah satu kelompok struktur kimia pembentuk DNA. Yang termasuk kelompok purin adalah Adenosin dan Guanosin. Saat DNA dihancurkan, purin pun akan dikatabolisme. Hasil buangannya berupa Asam urat.

Namun tak perlu cemas karena songgolangit mampu mengatasi asam urat. Tanaman songgolangit dapat menormalkan kadar asam urat dalam tubuh. Tanaman ini kaya kandungan mineral di antaranya kalium, magnesium, dan kalsium. Zat-zat tersebut baik untuk menjaga kondisi tulang dan jaringannya.

Tidak salah jika songgolangit sering digunakan menghilangkan rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan di persendian karena kadar asam urat tinggi. Manfaat lainnya, songgolangit juga dapat memperbaiki metabolisme fungsi hati dan ginjal, serta meningkatkan stamina tubuh.

Cara mengolahnya, ambil beberapa daun songgolangit segar, lalu dicuci bersih dan direbus. Setelah mendidih airnya disaring dan siap untuk dikonsumsi. Alternatif lainnya adalah mengonsumsi kapsul songgolangit tazakka yang diproses secara higienis dan dosisnya telah ditentukan.

Songgolangit (Tridax procumbens) mengandung zat aktif seperti tannin, saponin, dan flavanoid yang bekerja secara simultan menghasilkan efek analgetik dan juga mempunyai efek anti-inflamasi atau mengurangi radang dan pembengkakan pada sendi.

Saat ini diketahui terdapat 3 zat aktif pada songgolangit diantaranya : flavonoid tanin yang bersifat menyejukkan dan menghilangkan rasa nyeri rheumatic pada tulang dan pinggang; saponin tanin yang berguna anti radang, anti biotik, peluruh kencing, pereda sakit dan penurunan asam urat; flavonoid saponin yang bersifat analgesic yaitu meredakan rasa sakit dan nyeri. Flavonoid baru (procumbenetin) belakangan telah diisolasi dari daunnya dan merupakan 3,6-dimethoxy-5,7,2′,3′,4′-pentahydroxyflavone 7-O-beta-D-glucopyranoside. Sedangkan bunganya, yang juga bermanfaat sebagai antiseptik, insecticidal, dan paracitidal, juga mengandung steroidal saponin yaitu beta sitosterol 3-O-beta-D-xylopiranoside.

Tanaman ini juga kaya akan kandungan zat mineral diantaranya kalium (K), magnesium (Mg), dan kalsium (Ca) yang baik untuk menjaga kondisi tulang dan jaringannya. Maka songgolangit dapat digunakan sebagai obat untuk menghilangkan rasa nyeri, kaku, dan pembengkakan di persendian karena rematik.

Ia juga mampu menurunkan kadar asam urat, memperbaiki metabolisme fungsi hati dan ginjal, serta meningkatkan stamina tubuh. Ekstrak daunnya punya efek terhadap cardiovascular, menurunkan tekanan darah dan denyut jantung, mengobati hipertensi. Efek hypotensive dan bradycardiacnya menengah dan efek hypotensive ini mungkin karena mekanisme lewat aktivasi reseptor cholinergic muscarinic. Selain itu punya efek microbial melawan bakteri Gram positif dan Gram negative dan bisa menstimulasi penyembuhan luka. Flavonoid, glikosida, polisakarida, monosakarida saat ini sudah diisolasi dari daunnya.

Beberapa macam penyakit yang dapat diobati dengan Songgolangit :

  1. Osteoartritis, yaitu penyakit degenaratif atau kehausan pada sendi, terutama pada sendi yang menopang berat badan
  2. Artritis Rematoid, yakni penyakit degenaratif yang biasa menyerang pada sendi tulang seperti : tulang sendi pada lutut, tangan, pinggang, bahu dan tulang sendi lainnya.
  3. Artritis Gout, yakni persendian yang sering dirasakan pada bagian ibu jari, telapak kaki, pergelangan kaki, lutut, siku dan pergelangan tangan
  4. Ginjal
  5. Asam urat
  6. Rematik atau persendian
Sumber gambar : http://images.harianjogja.com/2012/03/Songgolangit-abilin.blogspot.com_-370x277.jpg