ada-sudut-baca-di-paudthumbnailSebagai orang tua, kita banyak dicekoki dengan anjuran untuk mendidik anak kita; lewat homeschool, sekolah umum, sekolah privat, atau les. Ini adalah debat yang tiada akhir yang kita ikuti. Bagaimanapun, saya pikir kita semua setuju pada satu hal: yaitu kita ingin anak kita memiliki apresiasi yang baik untuk membaca literature. Hal ini dapat menyiapkan mereka untuk universitas, pekerjaan dan kehidupan secara umum. Maka, bagaimana cara kita menyelesaikan masalah ini?

Mulailah sedari dini

Ketika anda hamil, tentu akan mulai menanyakan hal-hal yang akan dibutuhkan untuk keperluan bayi. Tentu saja, mulailah mencukupi hal-hal yang memang urgen.  Pada waktu masih dalam kandungan, bacakanlah buku-buku  itu dengan nada yang menarik. Bacalah dengan nada sebagaimana anda berkeinginan untuk membacanya pula, bukan membacakan untuk si janin. Jika anda membacanya dengan nada yang datar, maka hal itu akan mengurangi perhatian dari anak.

Anak-anak sangat perlu untuk selalu berada di sekeliling buku-buku. Mereka membutuhkan untuk mempelajari bahwa buku itu adalah suatu yang spesial. Anda dapat melakukan hal ini dengan mengajari mereka untuk merawat buku-buku cerita mereka. Jadikanlah buku-buku itu mudah dijangkau oleh mereka dan tekankan kepada mereka untuk merawat buku-buku itu.

Anda dapat menemukan dengan cepat koleksi buku-buku yang bagus untuk anak anda dengan pergi ke toko buku, menjelajah internet atau bertanya kepada keluarga. Atau anda dapat pergi ke perpustakaan, karena perpustakaan adalah sumber terbesar buku-buku. Anda dapat mengambil manfaat di sana.

Berilah dia teladan

Hal paling baik yang dapat kita lakukan sebagai orang tua adalah memberi contoh kepada anak kita. Jika mereka melihat kita membaca dan menikmati buku-buku, merekapun akan menginginkan hal ini pula. Sebagai kasus adalah seseorang, orang tuanya adalah kutu buku semenjak dia kecil. Mereka selalu pergi ke perpustakaan kecil di kotanya dan memiliki ensiklopedi yang sangat menarik mereka. Mereka suka membaca! Ketika dia masuk jenjang universitas, dia memiliki seorang teman yang hanya memiliki satu buku saja. Dia menganggap membaca adalah sebuah tugas, orang tuanya tidak memberinya contoh sehingga diapun tidak memiliki ketertarikan untuk membaca.

Saat bercerita

Luangkan waktu untuk bercerita kepada anak anda. Bacalah satu atau dua buku sebelum waktu tidur. Setiap malam tanpa kecuali. Jika memang terpaksa suatu hari sangat sibuk, maka bacalah buku yang kecil. Ceritakan kepada mereka kisah-kisah para nabi, atau orang-orang yang taat. Sehingga selain mereka akan cinta membaca, mereka juga akan bisa mengenal nabi mereka dan mencintai mereka.

Anak anda suka membaca atau tidak, hal ini tergantung pada anda. Maka … sukalah membaca agar mereka juga suka membaca.