Sayangi Buah Hati, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Anak di Usia 1-2 Tahun

Sayangi Buah Hati, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Anak di Usia 1-2 TahunUsia 12 bulan atau 1 tahun adalah masa di mana anak sedang aktif-aktifnya, dan mulai bereksplorasi. Mulai dari merangkak, hingga bermain sambil memasukan beragam benda ke dalam mulutnya. Saat ini adalah saat di mana bunda perlu memantau dan menjaga kesehatan anak dengan baik.

Seiring bertambahnya usia anak, semakin banyak hal baru yang perlu dipelajari dan dilakukan guna menunjang perkembangannya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk selalu memperhatikan perkembangan anak dan apa yang diperlukan. Kreatif adalah salah satu hal yang penting bagi ayah dan bunda dalam menemani perkembangan Si Kecil.

Cara Menjaga Kesehatan Anak Usia 1 – 2 Tahun

Guna menjaga kesehatan anak pada usia ini, bunda perlu lebih kreatif lagi dalam menghadapi anak. Alodokter.com membagikan 5 tips menjaga kesehatan anak usia 1 hingga 2 tahun yang bisa Bunda praktikan.

1. Jaga makanan Si Kecil

Pada usia ini, anak biasanya akan lebih penasaran dengan apa yang ada di sekitarnya. Termasuk makanan Anda, dan dengan begitu biasanya Bunda akan terdorong untuk memberikan beragam jenis makanan pada anak. Tapi tunggu dulu, tidak semua makanan aman dikonsumsi anak pada usia ini.

Beberapa makanan yang sebaiknya Bunda hindari, salah satunya adalah makanan yang dapat membuatnya tersedak. Jika Bunda ingin memberikannya buah atau sayuran, usahakan untuk memotongnya kecil-kecil. Misalnya memotong wortel ukuran dadu kecil atau makanan lainnya dengan ukuran yang sangat kecil. Selain memastikan ukurannya, pastikan juga tingkat kelembutan makanan yang diberikan kepada buah hati Bunda.

Hindari memberikan makanan ukuran kecil namun keras, seperti kacang, popcorn, permen, atau sejenisnya. Karena dapat menimbulkan infeksi bila tersangkut di jalur napasnya. Hindari juga makanan yang meski lembut, namun lengket. Makanan seperti marshmallow, atau permen karet juga dapat berpotensi tersangkut di tenggorokan anak Bunda. Begitu juga dengan selai kacang, makanan ini juga termasuk berpotensi sulit untuk ditelan. Jadi, berhati-hatilah.

2. Lakukan imunisasi

Imunisasi adalah hal yang penting untuk menjaga kesehatan anak Bunda. Oleh karena itu, ingatlah baik-baik jadwal imunisasi anak Bunda. Pada usia 12-18 bulan, imunisasi yang wajib dilakukan adalah imunisasi polio, DPT ulangan, MMR, tifoid, campak, hepatitis A, influenza, varisela, dan pneumokokus. Hubungi dokter anak Bunda untuk mengetahui jadwal tepat imunisasi si Kecil.

3. Bermain dan belajar

Isi waktu Bunda dan Si Kecil dengan melakukan permainan yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga mengajarkannya beberapa hal dan mengasah motoriknya. Misalnya dengan melakukan permainan ‘isi ember’. Di mana Anda dan anak bermain mengumpulkan barang-barang. Bisa juga mengisi botol dengan biji-bijian atau beras. Sehingga, anak Anda akan belajar untuk membuat suara dari benda tersebut.

Jika anak Bunda sudah berusia di atas 18 bulan, Bunda bisa membuatkannya play dough (adonan bermain). Caranya dengan memasukan satu cangkir tepung terigu, satu cangkir air, setengah cangkir garam, dua sendok makan krim tartar, perwarna makanan, dan satu sendok makan minyak. Aduk di atas api sedang sampai membentuk adonan.

4. Perhatikan waktu tidur Si Kecil

Tidur merupakan kegiatan yang tidak kalah penting untuk anak-anak. Jaga kesehatan anak Bunda dengan memperhatikan pola tidurnya. Tidur yang cukup dapat membantu tubuh anak untuk menangkal penyakit, dapat membantu pertumbuhannya, serta dapat membuat daya ingatnya lebih bagus, dan dapat berpikir jernih.

Pada usia 1 – 3 tahun, seorang anak cenderung membutuhkan tidur setidaknya sebanyak 12 – 14 jam dalam sehari. Jadi pastikan anak Bunda tidak melewati tidur siang dan tidak tidur terlalu larut.

5. Cuci tangan dan kaki sebelum tidur

Selain untuk alasan kebersihan, mencuci tangan dan kaki sebelum tidur juga bertujuan untuk menjaga anak agar terhindar dari beragam penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Salah satunya adalah penyakit kaki, tangan, dan mulut. Penyakit ini termasuk jenis yang sangat menular dan umumnya disebabkan oleh virus enterovirus.

Anak usia 1 hingga 4 tahun termasuk berisiko terhadap penyakit ini. Jika anak Bunda terkena penyakit ini, biasanya akan muncul luka melepuh atau ruam atau bintik merah di tangan dan/atau kaki. Ruam ini bisa berisi air dan membentuk gelembung kecil atau hanya datar. Anak juga mungkin akan mengalami sakit tenggorokan. Penyakit ini biasanya akan berlangsung selama 3 sampai 5 hari.

Anak merupakan anugerah yang indah bagi sepasang orang tua. Oleh karena itu, cintai dan perhatikan baik-baik kesehatan anak Bunda. Jika merasa curiga anak Bunda kurang sehat, periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dengan pasti.

Madu  Anak Syifa Kids FLu & Batuk Atasi Flu & Batuk, Sakit Kepala, Meriang & Masuk Angin

Madu Anak Syifa Kids FLu & Batuk Atasi Flu & Batuk, Sakit Kepala, Meriang & Masuk Angin

Madu Syifa Kids Fluba adalah Formula nutrisi yang menggabungkan, Madu Murni, habbatussauda dan herbal alami, ....
Rated 5.00 out of 5
Rp 45.000 Beli
Madu Herbal Syifa Kids Nafsu Makan Dan Cacingan Atasi Nafsu Makan Dan Cacingan Pada Anak

Madu Herbal Syifa Kids Nafsu Makan Dan Cacingan Atasi Nafsu Makan Dan Cacingan Pada Anak

Madu herbal anak syifa kids adalah herbal yang diformulasikan khusus untuk anak keluarga anda. 100% ....
Rp 45.000 Beli
Madu Herbal Syifa Kids Cerdas dan Cendekia Meningkatkan Kecerdasan Anak

Madu Herbal Syifa Kids Cerdas dan Cendekia Meningkatkan Kecerdasan Anak

Madu Syifa Kids Cerdas Cendekia merupakan madu anak untuk nutrisi 100% alami tanpa bahan kimia ....
Rp 45.000 Beli

Komentar