rujak es krimHmm…mendadak saya teringat pada makanan khas yang satu ini. Ya, rujak es krim. Perpaduan yang nyaris sempurna dari rujak serut dan es krim (baca: es puter!). Sensasi pedas-manis-asam-dinginnya itu lho, mantabbb dan bikin ngiler!

Kalau dulu, saya biasa menikmati es puter yang suka lewat di depan rumah saya (di Bandung-pen) itu dengan roti tawar atau saya  kombinasikan dengan astor dan wafer stick. Tapi, makan rujak es krim-nya Jogja, bisa beda banget sensasinya di lidah. Pernah suatu sore, sepulang ngajar, saya bela-belain “memburu” ibu penjual rujak es krim langsung ke rumahnya! Ngidam? Enggak sih, hanya ketagihan…hehehe…

Sederhana, murah meriah, pas di kantong mahasiswa (dan ibu rumah tangga ^_^), dan rasanya top abiss. Es krimnya nggak terlalu lembut, tapi enak. Dipadu dengan rujak buah yang diserut dan diberi sambal rujak.

Cara menikmatinya? Terserah Anda. Biasanya penjual menyajikannya di sebuah mangkuk, dengan meletakkan rujak serut dan bumbunya terlebih dahulu. Lalu diberi es puter di atasnya. Ada yang makannya satu-satu, ada juga yang langsung campur dan aduk. Happ! Wow…mantab…

Cara membuat rujak es krim ini gampang-gampang susah sebetulnya. Kalau mau buat es puternya, berarti harus punya alat untuk bikin es puter. Tapi, gampangnya, beli saja es puter di tukang lewat! Beres, kan? Anda bisa tinggal buat rujak serut dan sambalnya saja.

Kalau Anda sedang berada di Jogja, jangan lupa mampir untuk memburu jajanan yang satu ini. Biasanya, penjual rujak es krim suka mangkal di kaki lima atau lesehan. Di sekitar Lembah UGM ada, saya pernah menemukannya mangkal disana. Atau di depan Mirota Kampus, di depan hotel HYATT, atau yang paling enak dan yummy—menurut saya lho—itu di Pakualaman dan di Jl. Wonosari KM 10, depan gang masuk rumah saya dulu! Hehe…