puasa sehat yang dicontohkan rasulullahPuasa Sehat Yang Dicontohkan Rasulullah Bagi Penderita Maag :

1. Usahakan melakukan sahur

Manfaatnya sebagai persiapan energi untuk aktivitas di siang harinya dan menurunkan keasaman dari cairan isi lambung, meski hanya dengan air putih. Pada sebagian orang minum air putih di pagi hari diangggap sebagai obat, hal ini disebabkan air yang diminum di pagi hari dalam jumlah banyak akan dengan mudah dikeluarkan melalui air kencing (urin) bersama dengan kotoran-kotoran yang berasal dari dalam tubuh.

2. Hindari tidur setelah sahur

Tidur setelah sahur kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami peradangan, karena tidur akan menyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga pengosongan lambung lebih cepat dan pengeluaran asam lambung juga meningkat. Hal ini disebabkan pada saat tidur pengeluaran hormon non katekolamin meningkat . Hormon ini akan meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak usus. Akibatnya saat bangun tidur perut kita menjadi lebih terasa lapar.

3. Melakukan aktifitas

Jika seseorang itu terjaga apalagi beraktifitas, maka otak akan merangsang keluaran hormon katekolamin. Hormon ini mempunyai efek mengurangi keluaran asam lambung dan enzim pencernaan, mengurangi gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada didalam tubuh.

Manfaatnya adalah :

1. Sekresi asam lambung yang menurun dapat mengurangi rangsang perlukaan ke dinding lambung, kondisi ini sangat menguntungkan bagi penderita radang lambung baik yang akut maupun kronis

2. Mengurangi gerak usus akan meningkatkan waktu cerna bagi lambung dan usus. Situasi ini bermanfaat dalam menurunkan kerja lambung, makanan akan lebih tercerna sehinga lebih banyak zat gizi yang bisa diserap . Gerak lambung yang melambat juga akan mengurangi rangsang pada area lambung yang meradang (luka).

3. Efek menghancurkan deposit lemak , sangat penting bagi orang yang mengalami kegemukan (obesitas), sehingga bagi orang yang ingin langsing sebenarnya tindakan puasa merupakan cara yang efektif dan efisien dalam upaya mengurangi berat badan.

4. Hormon katekolamin menekan keluaran insulin dan meningkatkan penghancuran deposit gula, akibatnya pankreas dapat memproduksi insulin yang lebih matang . insulin yang matang efektif dalam memfasilitasi kadar gula agar tetap normal.

4. Hindari stress

Stress dapat menyebabkan sekresi asam lambung berlebih yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat dan menipiskan lapisan lendir pelindung dinding lambung. Jadi dinding lambung sangat beresiko terjadi perlukaan bila seseorang sedang menghadapi tekanan/stress.

5. Hindari mengkonsumsi obat dan makanan yang dapat merusak lambung

Beberapa obat seperti golongan steroid, asam salisilat dan makanan dengan bahan pengawet serta berkarbonasi , diketahui mempunyai resiko merusak dinding lambung. Sebaiknya hindari obat dan makanan tersebut dan beralih ke obat dan makanan yang aman. Obat herbal seperti jintan hitam (habbatussauda) diketahui mempunyai efek menyerupai steroid , karena bersumber dari herbal maka mempunyai efek samping minimal. Jika perut terasa nek dan mual lakukan minum minyak zaitun 10 ml sebagai ganti dari antasida. Jika masih terasa perih mungkin perlu dilakukan bekam.

6. Makan secukupnya sesuai anjuran Rasulullah

Makanlah bila terasa lapar dan berhentilah sebelum kenyang karena dengan volume yang sedang, otot lambung cukup kuat tapi relaks untuk melakukan kontraksi guna mencerna makanan menjadi chime yang siap diserap. Makan tidak terlalu kenyang juga menjadikan dinding lambung tidak akan teregang terlalu kuat sehingga akan mengurangi nyeri dan efek robekan pada dinding yang meradang. Ibarat balon jika kita meniup udara terlalu banyak maka dinding balon akan menjadi lebih tipis, dan resiko meledak/pecah lebih tinggi.

7. Menyegerakan saat berbuka atau makan malam

Menyegerakan berbuka dengan dengan makanan yang manis akan mengembalikan stamina ke kondisi semula, namun jika berlebihan maka akan menimbulkan efek seperti radikal bebas yang bisa memicu timbulnya kerusakan dinding pembuluh darah seperti atherosclerosis (penyempitan dinding pembuluh darah). Makan malam adalah hal yang penting tapi paling sering diabaikan. Padahal makan malam penting dalam mencegah kerusakan dinding saluran cerna. Seperti diketahui sekresi cairan lambung dan cerna pada malam hari dan terlebih saat tidur akan lebih tinggi dibanding siang hari. Dengan kata lain siang hari tidak berbahaya jika seseorang itu berpuasa dengan atau tanpa makan (sahur) cukup niat , tapi hendaknya pada malam hari dia harus tetap makan.