A. Kemampuan perkembangan yang harus dicapai anak sesaat sebelum berumur 6 bulan :

  • Gerak Kasar : Mengangkat kepala dengan tegak pada posisi telungkup.
  • Gerak halus : Meraih benda yang menarik/mainan yang terjangkau olehnya.
  • Bicara, bahasa dan kecerdasan : Menengok ke arah sumber suara (misalnya: sendok dipukulkan ke gelas atau piring, kerincingan), Sumber suara itu dibuat tersembunyi/tidak terlihat oleh anak.
  • Bergaul dn mandiri : Mencari benda yang dipindahkan.

B. Stimulasi Perkembangan yang Perlu di Berikan:

  • Pengungkapan rasa cinta, kasih sayang dan rasa aman, dengan berbicara lembut membelai, memeluk, mencium, menyanyikan lagu, dan lain-lain.
  • Melatih anak menirukan suara/bunyi/kata
  • Melatih anak mencari sumber suara. Anak dilatih mau mencari sumber suara, dengan cara menolehkan wajah anak perlahan-lahan ke arah suara, atau dibawa mendekati sumber suara.
  • Melatih anak menyangga leher dengan kuat. Ketika anak telentang, pergelangan tangannya dipegang dengan hati-hati dan anak ditarik perlahan-lahan ke posisi duduk. Bila ia belum bisa mempertahankan leher dan kepalanya, jangan dipaksa.
  • Melatih anak belajar duduk. Anak di dudukkan pada alas yang datar dengan dipegangi lengan atasnya. Kemudian berikan mainan di tangannya. Ketika ia asyik bermain, sedikit demi sedikit pegangan dilepaskan. anak perlu tetap diawasi agar tidak jatuh.
  • Melatih anak menyangga berat badan dengan kedua kakinya. Anak dipegang pada bawah ketiaknya, kemudian diangkat keatas pangkuan. Buatlah agar kakinya menyentuh dan menyangga berat badannya. jangan dipaksakan jika anak belum bisa melakukannya.
  • Melatih anak menggunakan kedua tangannya dan menggenggam benda dengan kuat. Anak diberi mainan pada salah satu tangannya. Kemudian berikanlah mainan lain di tangan satunya. Buatlah agar ia bermain dengan kedua tangannya. Cobalah untuk mengambil mainan dari tangannya, perhatikan apakah anak sudah mampu menggenggam benda dengan erat.
  • Melatih anak meraup benda kecil. Letakkan benda-benda kecil, misalnya potongan bskuit atau kacang di depan anak. Ajari anak meraup benda-benda itu. awasi anak untuk menjaga keamannya.
  • Memberi kesempatan kepada anak untuk memasukkan makanan ke mulutnya. Anak diberi mainan yang bisa digigit-gigit, atau biskuit. biarkan anak memasukkan mainan/biskuit ke mulutnya, di bawah pengawasan.
  • Melatih anak meraih mainan. Mainan diletakkan sedikit diluar jangkauan anak. Gerakkanlah mainan itu sambil berbicara kepada anak agar ia mau meraihnya. Buatlah agar ia dapat meraih mainan dan tidak kecewa.
  • Bermainan “ciluk-ba” Buatlah agar ia gembira dan menikmati permainan ini.