Pendidikan Seksual Anak Usia 7-14 Tahun (Bagian 1)

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pendidikan seksual untuk anak usia 7-14 tahun setelah kita membahas pendidikan seksual usia 0-7 tahun. Ketika anak berusia 7 tahun, ada beberapa peraturan syar’i yang perlu diperhatikan oleh para orang tua:

  1. Pada fase ini, anak dipisahkan tidurnya dari orang tua
  2. Anak diajarkan tentang tata cara sholat yang di dalamnya memuat aturan tentang bersuci dan menutup aurat.
  3. Anak juga diajarkan adab meminta izin ketika masuk ke kamar orang tua

Pada usia sebelumnya, kita sebaiknya sudah memberi prolog kepada anak terkait pemisahan tempat tidur antara anak dan orang tua. Artinya, sebelum usia 7 tahun pun ketika anak sudah siap untuk dipisahkan tempat tidurnya maka akan lebih baik. Jika memang belum bisa maka tidak apa. Namun saat usia 7 tahun seharusnya mereka sudah memiliki kamar sendiri.

Rumah-rumah keluarga muslim sebaiknya minimal memiliki dua kamar yang bisa dikunci. Yang pertama adalah kamar tidur orang tua. Kamar tidur orang tua harus tertutup dan dapat dikunci dari dalam. Yang kedua adalah tempat tidur anak perempuan yang juga harus tertutup dan dapat dkunci dari dalam. Untuk anak laki-laki, jika memang memungkinkan ada kamar sendiri. Namun seandainya tidak pun mereka dpat tidur di ruang tengah atau ruang keluarga karena mereka berbeda dengan anak perempuan.

Untuk anak perempuan ataupun laki-laki, sekalipun mereka saudara kandung maka sebaiknya kita memisahkan tempat tidur mereka. Anak perempuan pun jika kakak beradik baiknya memiliki ranjang yang terpisah. Jika memang belum memungkinkan untuk memiliki ranjang yang berbeda, maka sebaiknya mereka memiliki selimut yang berbeda. Ini adalah beberapa hal yang kadang dilalaikan oleh keluarga muslim. Padahal ini adalah bagian dari pendidikan seksual bagi anak. Kita harus meminimalkan rangsangan-rangsangan untuk anak mulai berapa pun usia mereka.

pendidikan seksual untuk anak usia 7-14 tahun

Prinsipnya pendidikan pada usia 7 tahun ini adalah anak dipisahkan dari tempat tidurnya dan juga mengajarkan anak meminta izin ketika akan memasuki kamar orang tua di tiga waktu, yaitu sebelum Subuh, setelah Zhuhur, dan setelah Isya’. Di luar tiga waktu itu , apalagi tidak ada orang tua di kamar, tidak masalah mereka keluar masuk ke kamar orang tua.

Mengapa harus di tiga waktu tersebut? Dikhawatirkan di tiga waktu itu orang tua sedang melakukan aktivitas yang tidak seharusnya dilihat oleh anak. Bisa juga orang tua sedang beristirahat sehingga memakai pakaian yang minim. Oleh karena itu anak harus meminta izin dengan mengetuk pintu saat akan memasuki kamar orang tua.

Kemudian pada fase ini pula, anak-anak kita ajarkan untuk melaksanakan aturan-aturan Islam seperti misalnya sholat. Pada usia 10 tahun pun Rasulullah SAW pun mengizinkan untuk memukul anak yang tidak sholat. Artinya dalam Islam hukuman fisik itu boleh dilakukan pada saat anak memasuki usia 10 tahun.

Lalu, apa hubungannya dengan pendidikan seksual? Semua yang terkait dengan aturan syar’i, seperti menutup aurat, sholat, puasa, ketika mereka tidak melakukan maka orang tua boleh memukul anak mereka. Walaupun terkait aturan memukul ini, ada tata caranya agar tidak masuk dalam kategori KDRT.

Hukuman yang diberikan adalah hukuman yang didasarkan atas cinta, bukan emosi. Maksudnya adalah hukuman yang diberikan adalah karena keinginan untuk mendidik anak dengan cinta, bukan amarah. Untuk hal yang satu ini harus ada pembahasan khusus di lain kesempatan. Pada prinsipnya adalah hukuman diberikan pada hal yang berhubungan dengan aturan syar’i, bukan terkait dengan hal-hal yang mubah.

Demikian pembahasan pertama dalam pendidikan seksual untuk anak usia 7-14 tahun (bagian 1). Kita akan melanjutkan pembahasan poin-poin pendidikan seksual usia ini pada kesempatan berikutnya, Semoga bermanfaat.

Profil Narasumber

Ida Nur Laila

Ida Nur Laila, S.Si. Apt., adalah seorang apoteker yang juga seorang konselor sosial dan juga trainer Jogja Family Center (JFC)

PENTING UNTUK ANDA :

sumber gambar : 
http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02433/sex-education_2433736b.jpg

CD Pembelajaran IPA untuk Kelas 1-3 SD

CD Pembelajaran IPA untuk Kelas 1-3 SD

CD Pembelajaran IPA untuk Kelas 1-3 SD merupakan sebuah CD pembelajaran interkatif mata pelajaran Ilmu ....
Rp 55.000 Beli
CD Pembelajaran Matematika Kelas 1-3 SD

CD Pembelajaran Matematika Kelas 1-3 SD

Matematika merupakan mata pelajaran yang kadang menjadi momok bagi sebagian anak-anak. Bisa jadi bukan karena ....
Rp 55.000 Beli
Puzzle 3 Bahasa: Indonesia – Inggris – Arab Jilid 4

Puzzle 3 Bahasa: Indonesia – Inggris – Arab Jilid 4

Belajar bahasa asing, khususnya Inggris dan Arab sudah menjadi kebutuhan banyak orang di era globalisasi. ....
Rp 102.000 Beli

1 Komentar

  1. Trimaksh atas info dan ilmunya bunda. Sy pny 2 anak. Sblmny mrk tdr 1 kmr. Tp skr yg cewek tdr ma sy. Dan yg cowok tdr ma papah ny.
    Yg cowok agak sensitif bun…srg bkta jorok. Pdhl sy gpnh ngajarin it. Stlh sy tny..trnyta dia ikut2 tmen di skolahny. Yaaa smg aj ank2u jd ank soleh/ah.
    Dan puny akhlakul karimah. Amien…

    Alumni mana bun?? Setia budi kah??

Komentar