batu ginjal pecahKita tentu pernah mendengar tentang batu ginjal. Dimana gejala awalnya adalah nyeri hebat pada pinggang yang dapat menyebar ke perut bagian bawah. Batu ginjal sendiri adalah partikel padat seperti kerikil yang terdapat di berbagai bagian sistem kemih. Banyak cara dilakukan untuk mengobati penyakit ini diantaranya bahkan harus melalui operasi. Karenanya tidaklah heran orang berlomba-lomba mencari pengobatan tradisional untuk menghindari operasi tersebut. Salah satu tanaman yang secara empiris telah lama digunakan untuk mengatasi batu ginjal diantaranya adalah tempuyung.

Mungkin Anda belum terbiasa mendengar tanaman herbal yang satu ini, namun dikalangan penderita batu ginjal, tanaman tempuyung sudah tidak asing karena sering dijadikan sebagai peluruh kencing. Tempuyung atau dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan Sonchus arvensis (L) adalah tanaman yang tumbuh liar bersama dengan rerumputan di kebun atau di pinggir jalan. Sekilas tidak ada yang menarik dari tanaman tempuyung yang tumbuh liar bersama rerumputan di kebun dan di pinggir jalan. Namun berdasarkan pengalaman empiris, rebusan tanaman ini manjur meluruhkan kristal oksalat alias batu ginjal.

Tanaman tempuyung memiliki lembaran-lembaran daun yang lebar, namun secara keseluruhan ukurannya tidak lebih lebar dari piring makan. Tanaman ini mengandung minyak-minyak lemak dengan asam stearin, asam palmitat cerylalkohol, gula invert, cholin, asam anggur, mannit linosit dan zat pahit yang identik dengan lactucerol. Secara tradisional, penduduk Indonesia juga telah lama menggunakan rebusan daun tempuyung untuk mengatasi batu ginjal, menurunkan tekanan darah tinggi, menghilangkan sakit kolik, dan mengobati bengkak.

Khasiat daun tempuyung bagi para penderita batu ginjal yang selama ini hanya digunakan secara tradisional ternyata memang dapat dibuktikan secara ilmiah. Dari hasil penelitian secara in vitro yang pernah dilakukan oleh Prof. Dr. Sarjito, yaitu dengan merendam batu ginjal dari manusia dalam rebusan daun tempuyung pada suhu kamar dan suhu 37°C . Batu tersebut ada yang digoyang-goyang seperti menirukan gerakan tubuh manusia dan ada pula yang didiamkan sampai pada waktu yang ditentukan . Setelah itu batu tersebut kemudian ditimbang dan kalsium dalam larutan diukur secara kimia. Hasilnya amat mencengangkan, ternyata baik batu ginjal yang digoyang ataupun didiamkan semuanya berkurang bobotnya.daun tempuyung

Meskipun, sampai saat ini belum dapat di temukan senyawa yang bertanggung jawab dapat melarutkan atau menghancurkan batu ginjal tersebut, diduga adanya kalium yang cukup tinggi dari tempuyung inilah yang dapat memecahkan batu ginjal tersebut. Kehadiran kalium dari daun tempuyung ini membuat batu ginjal yang berupa kalsium karbonat tercerai berai, karena kalium akan menggantikan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat sehingga batu ginjal menjadi tidak terbentuk atau larut. Dengan berkurangnya ukuran batu ginjal, maka diharapkan batu ginjal ini bisa keluar bersama air seni.

Nah bagi Anda para penderita ginjal, mengapa mulai sekarang Anda tidak mencoba ramuan ini? Selain murah dan mudah didapat, juga tidak menimbulkan efek samping. Pecahkan batu ginjal dengan daun tempuyung. Pengobatan daun tempuyung untuk penderita batu ginjal yaitu dengan cara siapkan 5 lembar daun tempuyung segar dicuci bersih dan diasapkan/dikukus sebentar. Kemudian daun ini dimakan sekali habis bersama nasi. Dalam sehari Anda bisa memakan lalapan ini sebanyak 3 kali. atau bisa juga dengan cara lain yaitu 500 mg daun tempuyung kering (dari daun tempuyung segar yang telah dicuci bersih dan dikeringkan dengan cara diangin-anginkan) diseduh dengan air 1 gelas. Biarkan agak dingin kemudian diminum. Anda bisa meminum ramuan ini 3 kali sehari.

sumber gambar:
1. http://urologiaperuana.files.wordpress.com/2010/02/eswl.gif?w=475
2. http://efrizal.files.wordpress.com/2009/03/herbal_tempuyung.jpg?w=480