<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: GAYA MENDIDIK ANAK YANG TIDAK EFISIEN</title>
	<atom:link href="http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/</link>
	<description>Informasi Seputar Dunia Ibu &#38; Anak</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 12:46:45 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: admin 2</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-932</link>
		<dc:creator>admin 2</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 09:27:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-932</guid>
		<description>terimakasih telah berbagi dengan kami, Ibu...
ketika kita emosi, sebaiknya kita menghindar dulu. minta suami untuk memegang anak. nanti kalau sudah reda, baru kita dekati, kita nasehati baik2. pertama klu kita type orang yg kurang sabar, memang harus bisa membuat diri kita sabar dulu...
klu sedang ingin marah, jauhi anak dulu. misalnya, anda masuk kamar. byk2 berdzikir-jika Anda muslim. insya Allah akan segera reda kekesalannya. dan ingat, katakan pada diri Anda bahwa: saya ibu yang sabar, saya ibu yang baik, saya menikmati mendidik anak-anak saya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih telah berbagi dengan kami, Ibu&#8230;<br />
ketika kita emosi, sebaiknya kita menghindar dulu. minta suami untuk memegang anak. nanti kalau sudah reda, baru kita dekati, kita nasehati baik2. pertama klu kita type orang yg kurang sabar, memang harus bisa membuat diri kita sabar dulu&#8230;<br />
klu sedang ingin marah, jauhi anak dulu. misalnya, anda masuk kamar. byk2 berdzikir-jika Anda muslim. insya Allah akan segera reda kekesalannya. dan ingat, katakan pada diri Anda bahwa: saya ibu yang sabar, saya ibu yang baik, saya menikmati mendidik anak-anak saya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sischa</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-931</link>
		<dc:creator>sischa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 08:04:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-931</guid>
		<description>solusinya bagaimana
saya ingin menjadi ibu sekaligus teman bagi anak saya!tapi,keburukan saya sebagai ibu ..
saya sering kali kesal dan emosi bisa di bilang tidak sabaran ...
bagai mana ya ?menghilangkan rasa itu apa lagi di depan anak saya,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>solusinya bagaimana<br />
saya ingin menjadi ibu sekaligus teman bagi anak saya!tapi,keburukan saya sebagai ibu ..<br />
saya sering kali kesal dan emosi bisa di bilang tidak sabaran &#8230;<br />
bagai mana ya ?menghilangkan rasa itu apa lagi di depan anak saya,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin 2</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-501</link>
		<dc:creator>admin 2</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 04:08:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-501</guid>
		<description>ketika sedang emosi, Anda bisa menyingkir sejenak darinya. dan mengatakan padanya bahwa Anda butuh waktu untuk menenangkan diri Anda, lalu ia boleh mendatangi Anda jika ia telah siap bicara dengan kata2 dan perilaku yang baik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketika sedang emosi, Anda bisa menyingkir sejenak darinya. dan mengatakan padanya bahwa Anda butuh waktu untuk menenangkan diri Anda, lalu ia boleh mendatangi Anda jika ia telah siap bicara dengan kata2 dan perilaku yang baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ira</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-500</link>
		<dc:creator>ira</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 06:08:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-500</guid>
		<description>solusinya menangani anak dalam situasi emosional baiknya seperti apa. ini saya baca di artikel yang judulnya gaya mendidik anak yang tidak efisien</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>solusinya menangani anak dalam situasi emosional baiknya seperti apa. ini saya baca di artikel yang judulnya gaya mendidik anak yang tidak efisien</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional &#124; Informasi IBU</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-5</link>
		<dc:creator>Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional &#124; Informasi IBU</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 04:23:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-5</guid>
		<description>[...] Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya &#8220;tolol&#8221;&#8211;pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka. pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya &#8220;tolol&#8221;&#8211;pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka. pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional &#171; KBTKIT IHYAUSSUNNAH</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-4</link>
		<dc:creator>Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional &#171; KBTKIT IHYAUSSUNNAH</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 03:45:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-4</guid>
		<description>[...] Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya &#8220;tolol&#8221;&#8211;pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka. pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya &#8220;tolol&#8221;&#8211;pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka. pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional &#171; Pondokibu&#8217;s Weblog</title>
		<link>http://pondokibu.com/parenting/pendidikan-psikologi-anak/gaya-mendidik-anak-yang-tidak-efisien/comment-page-1/#comment-3</link>
		<dc:creator>Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional &#171; Pondokibu&#8217;s Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 03:41:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pondokibu.com/?p=55#comment-3</guid>
		<description>[...] Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya &#8220;tolol&#8221;&#8211;pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka. pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya &#8220;tolol&#8221;&#8211;pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka. pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
