7 Mitos Seputar Kehamilan

Sampai saat ini banyak sekali mitos seputar kehamilan yang beredar di masyarakat. Namun yang namanya mitos tentu masih diragukan kebenarannya. Mitos-mitos seputar kehamilan yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat antara lain :

Mitos Seputar Kehamilan

  1. Pemakaian USG berbahaya bagi janin.

Tidaklah benar, meskipun dilakukan berkali-kali. Pemeriksaan kandungan dengan USG dianggap aman dan sudah berjalan kira-kira 3 dekade sampai sekarang.Dengan pemeriksaan kandungan melalui alat USG,akan akan diketahu janin dan letaknya, mendapatkan informasi yang lebih banyak dan akurat tentang janin, plasenta dan air ketuban, posisi dan usia janin, kelainan pada janin, perkiraan jumlah cairan ketuban dan sebagainya. Pemakaian USG semakin diperlukan pada ibu dengan kehamilan resiko tinggi.

  1. Mitos janin besar karena minum es.

Mitos: Sering minum es saat hamil menyebabkan bayi besar dan akan sulit lahir.
Fakta: Bayi besar biasanya berhubungan dengan ibu hamil yang mempunyai penyakit kencing manis. Jadi mungkin es ini diminum oleh ibu hamil yang memang dengan riwayat penyakit kencing manis. Jadi bukan minum es lalu menyebabkan bayi besar karena air es akan dikeluarkan oleh tubuh sebagai keringat atau air seni.

  1. Mitos makan nanas menyebabkan keguguran.

Tidak masalah selama dalam porsi cukup. Nanas mengandung serat dan vitamin C. silakana makan nanas secukupnya.

  1. Mitos minum-minuman bersoda akan menganggu kesehatan janin.

Yang benar adalah hampir semua minuman bersoda ditambahi zat pengawet, zat pewarna, dan zat perasa yang tidak baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Asalkan diminum dalam porsi yang wajar minu-minuman bersoda tidaklah bermasalah.

  1. Mitos tidak boleh memotong atau menjahit baju.

Mitos : Tidak boleh memotong atau menjahit baju selama kehamilan atau anak akan lahir dengan bibir sumbing.
Fakta: Bibir sumbing biasanya karena pengaruh obat-obatan yang diminum ibu saat hamil, efek radiasi atau faktor genetic. Oleh karenanya x-ray tidak dilakukan selama kehamilan kecuali atas indikasi tertentu.

  1. Jeruk akan meningkatkan lendir pada bayi dan resiko kuning pada bayi baru lahir.

Mitos: Jangan makan jeruk terlalu sering akan meningkatkan lendir pada paru bayi dan resiko kuning saat bayi lahir.
Fakta: Jeruk adalah sumber vitamin C dan serat yang baik.

  1. Minuman dari kacang kedelai (susu kacang) akan membuat kulit bayi berwarna putih.

Mitos: minum susu kacang atau makanan dari kacang kedelai akan membuat bayi berkulit putih.
Fakta: warna kulit seseorang dipengaruhi oleh faktor genetika ayah dan ibunya, bukan dari susu kedelai.

 

(Dari berbagai sumber)

Sumber Gambar : http://www.homeandheavens.com/uploads/2013/12/Pink-crochet-baby-girl-shoes_1.jpg

3 Komentar

Komentar