obatKalau sudah dengar kata “obat”, biasanya si kecil langsung kabur dan menutup mulutnya rapat-rapat. Dijamin, ia menolaknya!! Repotnya, sering kali anak mengeluarkan jurus menangis dan memuntahkan obatnya. Bagi mereka, untuk apa makan sesuatu yang tidak enak? Anda pun bertambah bingung menghadapinya.

Bagaimana mengatasinya?

Jelaskan mengapa anak perlu minum obat. Saat si kecil sakit dan mogok minum obat, Anda bisa mengajaknya sejenak menengok ke luar, dimana teman-temannya pergi bermain. Beritahu ia, bahwa jika ia mau minum obat, maka ia akan segera sembuh dari sakitnya dan dapat bermain kembali dengan teman-temannya.

Pilihkan obat yang tidak pahit. Ada beberapa jenis obat yang berasa buah, manis dan tidak pahit. Nah, konsultasikan dengan dokter anak Anda tentang memberikan obat jenis ini. Jika anak tahu obatnya tidak pahit, maka ia akan senang saja minum obat.

Campur dengan madu, gula, atau susu. Untuk mengurangi rasa pahit, Anda bisa mencampurkan obat tersebut dengan pemanis. Tapi, tentu saja, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang memberikan resep obat tersebut.

Arahkan sendok ke bagian belakang mulut tanpa menyentuhkannya di bagian belakang lidah. Ini berguna untuk mengurangi rasa pahit pada lidah bagian tengah dan depan.

Minumkan obat jika anak tenang. Jangan paksakan, namun carilah strategi yang jitu agar anak mau minum obat dengan kesadarannya sendiri. Misalnya, dengan hiburan atau permainan yang ia sukai.

Diolah dari berbagai sumber.