Sedih rasanya melihat si kecil setiap pagi dan bangun tidur selalu bermandikan ompolnya sendiri. Seprei, selimut, baju, semua terkena ompolnya, yang susahnya musim hujan seperti ini pakaian sulit kering walaupun sudah dibantu dengan mesin cuci.

Mau melatihnya untuk tidak mengompol lagi, sulit. Sudah berbagai cara dicoba. Lalu bagaimana?

Ibu-ibu, melatih anak untuk tidak mengompol sebenarnya sangat mudah, asalkan sejak dini kita melakukannya. Tidak menunggunya sampai agak besar. Kekeliruan yang sering terjadi seperti itu. Sampai usia anak 3 atau 4 tahun, kita baru membiasakannya untuk tidak mengompol.

Padahal, latihan untuk tidak mengompol itu bisa dimulai sejak anak mulai dapat mengungkapkan keinginannya, lho.

Usia 18-24 bulan, bayi biasanya sudah bisa mengungkapkan keinginannya akan sesuatu. Kita pun bisa mengajarinya untuk selalu bilang saat ia ingin makan, ingin minum, atau buang air. Nah, bagaimana caranya?

Pertama, usahakan Anda mengajak si kecil untuk pipis setiap 2-3 jam sekali. Atau kalau si kecil tipe anak yang gemar minum, tentunya kita bisa mengusahakan lebih sering lagi. 1 jam sekali, misalnya.

Kedua, sebelum tidur siang, usahakan si kecil pipis terlebih dahulu. Jadi, ia bisa tidur dengan nyaman. Dan tumpukan baju kotornya tidak menambah beban cucian Anda hari itu.

Ketiga, sebelum si kecil berangkat tidur, usahakan ia minum susunya terlebih dahulu. Kemudian, 2 atau 3 jam setelah itu, Anda membangunkannya untuk pipis ke kamar mandi. Setiap malam, Anda bisa membangunkannya sekitar 2-3 kali untuk pipis.

Memang, awalnya terasa berat bagi kita maupun si kecil. Simpelnya, kita sering memakaikan pampers dan popok tebal pada si kecil. Tapi, itu bukan solusi terbaik. Tidak nyaman lho, jika saat tidur memakai pampers.

Dan, jika kita tidak mulai membiasakan, tentunya sampai ia besar ia akan terus mengompol. Bahkan mengompol akan menjadi kebiasaan karena malas.Kesabaran kita insya Allah akan membuahkan hasil yang baik. Siapa yang tidak senang jika anaknya sudah tidak mengompol lagi saat umur 3 tahun?