gangguan kesehatanBerikut adalah beberapa masalah kesehatan kesehatan yang mungkin terjadi selama bulan puasa dan bagaimana penanganan/pencegahannya:

  • Masalah Kesehatan Sakit persendian

Penyebab sakit persendian biasanya adalah karena tambahan beban pada sendi saat shalat tarawih. Bagi lansia dan mereka yang menderita artritis, tekanan sendi itu menyebabkan sakit, kaku otot, pembengkakan dan ketidaknyamanan lainnya. Untuk mengatasinya, kurangilah berat badan sehingga beban persendian Anda berkurang. Latihlah kaki Anda sebelum Ramadhan sehingga kuat untuk mendapatkan beban tambahan di saat shalat tarawih.

  • Batu Ginjal

Perbanyak konsumsi air putih saat sahur dan berbuka selalu menjadi solusi terbaik untuk mencegah terbentuknya batu ginjal.

  • Masalah Kesehatan Heartburn atau rasa terbakar/panas di daerah dada

Lambung memiliki lingkungan yang bersifat asam dan didesain untuk mencerna makanan dan membunuh bakteri. Lambung dan kerongkongan memiliki kekebalan dari asam lambung karena memiliki cairan tubuh yang melindungi serta katup antara lambung dan kerongkongan. Jika satu atau kedua pelindung tersebut mengalami gangguan, maka seseorang akan mengalami heartburn. Berpuasa biasanya dapat mengurangi produksi asam lambung, tetapi berpikir tentang makanan atau membaui-nya dapat meningkatkan produksi asam lambung tersebut. Meningkatnya asam lambung akan dapat menyebabkan heartburn saat puasa.

  • Masalah Kesehatan Dehidrasi

Saat berpuasa, tubuh kehilangan air dan garam secara terus menerus melalui pernafasan, keringat, dan buang air kecil. Jumlah air tubuh yang hilang tergantung dari keadaan cuaca, jumlah air yang diminum sebelum puasa, derajat aktifitas fisik, dan kemampuan ginjal untuk menahan air dan garam. Ancaman dehidrasi lebih besar terjadi pada orang-orang usia lanjut dan orang-orang dengan pengobatan diuretic (anti-hipertensi). Tergantung dari derajat dehidrasi yang dialami, seseorang akan mengalami gejala/rasa yang tidak nyaman,letargi (kelelahan), kram otot, pusing, disorientasi, hingga pingsang. Jika gejala-gejala tersebut muncul maka seseorang harus segera minum cairan oralit. Jika seseorang pingsan karena dehidrasi, maka dia harus diposisikan terlentang (oleh orang lain) dengan kaki lebih tinggi dari kepala dan saat terbangun harus segera diberi cairan oralit.

  • Masalah Kesehatan Stress

Kurangnya cairan dan makanan, perubahan rutinitas fisik, dan berkurangnya waktu tidur (istirahat) dapat menyebabkan stress. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab stress sehingga dapat menghindarinya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara tidak melakukan hal-hal diluar kemampuan diri, tidak beraktifitas dibawah terik matahari langsung, menahan marah, serta menghindari merokok.

Kebiasaan makan dan minum yang berlebihan saat buka dan sahur dapat menyebabkan bertambahnya berat badan kita di bulan Ramadhan. Kegemukan saat ini telah menjadi penyakit umum di masyarakat dan telah menimbulkan berbagai efek/gangguan kesehatan yang serius. Sungguh ironis jika kita mengalami kegemukan saat bulan Ramadhan. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan berdisiplin dalam mengikuti sunnah Nabi Muhammad saw dalam berpuasa. Hanya dengan cara Rasulullah saw, maka keinginan kita untuk mendapatkan manfaat spiritual dan fisik saat dibulan Ramadhan akan tercapai.

Selama Anda menjalankan ibadah puasa yang perlu diperhatikan adalah asupan makanan dan minuman yang bergizi yang dibutuhkan tubuh sepanjang siang dan malam. Perhatikan asupan makanan saat berbuka puasa dan saat akan sahur. Dan istirahat lebih awal pada malam hari agar bisa bangun untuk makan sahur. “Selamat Menjalankan Ibadah Puasa”.

sumber gambar : http://www.modernfamilyideas.com/wp-content/uploads/2013/02/lower-high-blood-pressure.jpg