Lotion Alami Penghalus Dan Pelembab Kulit

Lotion Alami Penghalus Dan Pelembab KulitBiasanya, saat pergantian musim atau di saat cuaca tak menentu, kulit kita menjadi terasa kering dan kasar. Rasanya ketat sekali. Tidak nyaman, bukan?

Faktor lain yang sering kali menjadi penyebab kulit menjadi kering adalah kebiasaan terlalu sering mandi dan menggosokkan batang sabun langsung ke badan. Jika kulit Anda terasa ketat, maka gunakanlah pelembab atau lotion. Pilihlah pelembab yang bagus dan aman untuk kulit. Karena salah memilih pelembab justru akan menyumbat pori-pori dan membuat kulit menjadi kusam.

Anda bisa mendapatkan lotion-lotion untuk menghaluskan dan melembabkan kulit kering di berbagai supermarket. Namun, tak ada salahnya jika Anda mencoba resep lotion alami yang tentunya relatif aman dan jauh dari bahan kimia.

Bahan :

– 1 sdm minyak zaitun

– ¼ sdm air jeruk lemon

– Madu

Petunjuk :

Gosokkan dengan lembut pada bagian tubuh yang terasa kering dan kasar. Pijat-pijat ringan selama 10 menit, lalu bilas dengan air hangat.

 

Sumber Gambar : http://www.apothecary-wellness.com/blog/uploads/2012/09/iStock_000013838213Medium.jpg
  •  
  •  
  •  
  •  

9 Komentar

  1. Best you could change the page subject LOTION ALAMI PENGHALUS DAN PELEMBAB KULIT | Pondok IBU to more suited for your subject you make. I liked the blog post all the same.

  2. Bongkar Rahasia menjadi wanita idaman pria di zaman era modern 2010.
    ribuan wanita indonesia telah merasakan manfaatnya.
    apakah ANDA berikutnya??

    temukan jawabannya di http://squalane.wordpress.com/

    cekidot..!!!

    :-)

  3. Hi there, I found your blog via Google while searching for first aid for a heart attack and your post looks very interesting for me.

  4. pake minyak zaitun mahal, saya pernah pake pepaya, dilumat hingga halus lalu digosokkan ke sekujur tubuh, biarkan hingga kering atau dipake buat beraktifitas di rumah. pas mandi nggak usah pake sabun cukup dibilas aja. :)

  5. all that is lost on the ‘net.Which raises the obvious question of why I’m bothering to comment. But like I said earlier, I like irony! :-)

Komentar