Kesehatan

Daun Jati Belanda Sebagai Herbal Pengontrol Kolesterol Dalam Darah

kolesterol dalam darahKolesterol dalam tubuh kita ada dua yaitu kolesterol jahat atau kolesterol LDL (low density liporotein) dan kolesterol baik atau kolesterol HDL (high density lipoprotein). Kolesterol LDL (low density liporotein) ini memiliki kadar protein lebih sedikit dan memiliki kandungan kolesterol lebih banyak. Sedangkan kolesterol HDL (high density lipoprotein) memiliki kepadatan protein lebih tinggi, dan memiliki sifat penolong dalam fungsi peredaran darah, yakni mengikat dan membawa kolesterol LDL yang menempel dalam dinding pembuluh darah hingga melanjutkan ‘perjalanan’ ke seluruh tubuh untuk menjadi cadangan energi sebagaimana semestinya.

Kolesterol LDL hadir dari hasil produksi alamiah oleh tubuh. Walaupun sebenarnya tubuh memiliki kemampuan untuk memproduksi kolesterol yang telah sesuai kadar yang dibutuhkan, namun akibat dari konsumsi lemak jenuh dan trans fat, dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL lebih dari normal.

Ketika LDL terlalu banyak beredar di dalam darah, LDL akan memperlambat pembentukan dinding pembuluh darah arteri bagian dalam yang memberikan asupan nutrisi dan oksigen ke jantung dan otak. Bersama dengan substansi lainnya, LDL akan membentuk plak, yaitu suatu deposit yang keras dan tebal di pembuluh darah yang dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan membuatnya kurang atau tidak lentur lagi. Kondisi ini dikenal dengan aterosklerosis. Apabila terdapat pembentukan clotting atau pembekuan dari sel-sel darah, maka hal ini akan menyebabkan sumbatan yang berakibat pada terjadinya stroke, serangan jantung, atau bahkan kematian.

Penting untuk mengendalikan kadar kolesterol LDL tetap rendah dan menambah kadar kolesterol HDL untuk terbebas dari ancaman hiperkolesterol. Cara pengendalian yang ada adalah dengan mengendalikan pola makan dan diet makanan yang memiliki kadar lemak rendah, atau Anda bisa mengkonsumsi obat herbal yang berasal dari ekstrak daun jati belanda baik itu berupa kapsul atau ekstrak. Karena daun jati belanda sebagai herbal pengontrol kolesterol dalam darah. Produk herbal yang kaya akan kandungan daun jati ini seperti herbal jati belanda plus, kapsul herba jati belanda dan teh herba jati belanda.

Sejak berpuluh tahun yang lalu, nenek moyang kita di Indonesia khususnya yang tinggal di Pulau Jawa sudah lama mengenal serta menggunakan air rebusan dari daun jati belanda untuk dijadikan bahan baku jamu penurun berat badan dan pelangsing tubuh, atau yang dalam bahasa Jawa sering disebut dengan galian Singset. Banyak studi yang sudah membuktikan bahwa daun jati belanda secara alami berkhasiat mampu menyusutkan berat badan bagi mereka yang ingin langsing. Akhir-akhir ini, daun jati belanda diyakini mempunyai manfaat yang lebih daripada itu saja, yaitu memiliki potensi guna dikembangkan menjadi bahan herbal pengontrol kolesterol dalam darah.

Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, penggunaan ekstrak dari daun jati belanda mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar lipid darah yaitu LDL, TPC, Trigliserida, serta HDL. Penggunaan dari ekstrak daun jati ini memberikan dampak secara signifikan kepada peningkatan kadar HDL. HDL ini bisa menurunkan kadar kolesterol di dalam sel tubuh kita dengan cara mengambil kelebihan kolesterol dari seluruh jaringan untuk lalu diproses lebih lanjut di dalam hati kemudian dikeluarkan bersama dengan cairan empedu. HDL ini mempunyai efek yang protektif kepada pembuluh darah di jantung kita.

Sumber gambar: http://sekuathatiku786.files.wordpress.com/2013/09/kolesterol-tinggi.jpg