21
January
Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhan bayi. Pada saat tidur bayi mengalami perbaikan sel otak dan produksi hormon pertumbuhan. Oleh karenanya, kualitas tidur bayi perlu dijaga. Kualitas tidur buah hati dapat dilihat dari cara tidurnya, kenyamanan tidur dan pola tidur.Jika Anda seringkali terbangun di malam hari karena bayi kurang nyenyak tidur, maka perlu dilakukan beberapa langkah untuk meningkatkan kualitas tidur bayi, diantaranya adalah:
1. Berikan tempat tidur atau ruang tidur yang nyaman
Tempat tidur yang bersih, nyaman, tidak terlalu panas ataupun dingin serta tidak terlalu bising akan memberikan ketenangan pada bayi. Bayi akan mudah tertidur ketika waktu tidur tiba. Selengkapnya »
12
January
Ibu-ibu muda yang pertama kali punya bayi sering kali mengalami masalah dalam merawat bayinya Misalnya saja. Ruam Popok adalah Iritasi atau Peradangan di daerah yang tertutup popok, seperti sekitar kelamin, bokong, dan pangkal paha bagian dalam.
Ruam popok sering dialami oleh bayi berusia kurang dari setahun. Biasanya berwarna kemerahan disertai lecet dan gatal. Kondisi ini terjadi karena bakteri dan amonia pada tinja dan air seni bayi. Kedua zat ini bisa melukai dan mengiritasi kulit bayi.
Sisa-sisa urin dan kotoran bayi juga membuat kulit bayi basah dan lembab yang membuat gatal. Gesekan di bagian gatal ini menimbulkan iritasi dan akhirnya terjadi ruam popok.
Ruam popok ini biasa terjadi jika :
1. Kondisi Popok basah dan telat diganti
2. Bahan Popok terbuat dari kain yang kasar dan tidak menyerap keringat
3. Infeksi jamur, bakteri atau Eksema
Cara Mengatai ruam Popok:
- Jika Ruam popok disebabkan oleh popok yang basah atau infeksi jamur maka segeralah lepaskan popok dan biarkan kulit bayi terkena angin karena angin mampu menyembuhkan.
- Pastikan ibu mengganti popok dengan rutin
- Basuh Pantat bayi dan mengeringkannya sebelum memakainkan popok baru
- Bisa juga menggunakan krim khusus untuk membantu melindungi iritasi pada kulit bayi akibat ruam popok. Oleskan krim atau losion di daerah bokong dan selangkangan agar tidak terjadi gesekan.
Berikut ini Tips untuk menghindari ruam popok
- Gunakan popok kain dari bahan katun yang lembut karena bayi memerlukan produk popok yang lembut, aman, dan memiliki sirkulasi udara yang lancar agar terhindar dari ruam popok
- Jangan terlalu ketat memakaikan diaper agar kulit bayi tidak tergesek
- Bila diaper penuh, sudah menggelembung atau menggantung, segera ganti dengan yang baru.
- Hindari pemakaian diaper yang terlalu sering (bahkan saat bepergian).
- Jangan ada sisa urine/kotoran saat membersihkan bayi, karena kulit yang tidak bersih sangat mudah mengalami ruam popok
- Setiap mengganti popok, kulit hendaknya dibersihkan dengan air yang mengalir dan dikeringkan sebelum memakai popok baru.
- Jangan menggunakan sabun bila kulit bayi yang tertutup diaper merah dan kasar.
- Biarkan bayi tak memakai popok sekitar 15-30 menit dalam sehari.
- Usahakan agar sesering mungkin kulit bayi Anda berada dalam keadaan kering dan berhubungan dengan udara terbuka.
- Tidak disarankan menggunakan popok sekali pakai sepanjang hari.
- Sebisa mungkin hindarilah penggunaan popok atau celana berlapis plastik.
- Pastikan pula produk-produk mandi untuk bayi tidak mengandung pewangi dan alkohol
- Jika Anda menggunakan kain sebagai popok, usahakan untuk mencucinya dengan sabun lembut tanpa pewangi kemudian membilasnya sampai bersih. Deterjen bisa menjadi penyebab iritasi pada kulit bayi Anda.
Jika ruam bayi Anda bertambah parah dan tidak ada tanda-tanda perbaikan setelah 3 hari (apalagi jika dia sampai demam dan tidak nafsu makan), sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda. Apalagi bila kelainan kulit akibat ruam popok meluas ke daerah perut, paha, dan sekitarnya. Waspadai pula bila mulai timbul lecet disertai nanah dan bintik merah
14
October
Menjadi ibu baru memang seringkali membingungkan. Kondisi bayi baru lahir yang baru bagi Ibu seringkali membuat panik. Berikut ciri khas bayi baru lahir yang masih normal dan kapan Ibu boleh panik.
- 1. Fesesnya hitam dan sangat bau.
Umumnya, feses pertama bayi (mekonium) berwarna hitam kehijauan, lengket dan cenderung bau seperti susu masam atau basi. Mekonium ini sangat penting, sebagai indikator apakah pencernaannya normal atau tidak. Boleh panik bila kondisi feses seperti ini berlangsung hingga 48 jam. Kemungkinan ada gangguan dalam pencernaannya atau kandungan zat besi yang terlalu tinggi. Selengkapnya »
10
October
Memiliki bayi adalah kebahagiaan tersendiri. Apalagi jika bayi tersebut normal dan sehat. Apa ciri-ciri bayi normal dan sehat? Berikut ini adalah ciri-ciri bayi normal dan sehat antara lain :
- Bayi menangis dengan keras dan nyaring.
- Warna kulit kemerahan, dari muka, bibir, hingga tangan dan bagian kaki
- Lengan dan tungkai bergerak aktif, tangan mengepal dan menekuk di siku, tungkai setengah tekuk di sendi paha dan lutut.
- Napas bayi teratur dan tenang, dinding dada dan dinding perut bergerak teratur
- Semua anggota badan lengkap sempurna, dari ujung kaki hingga ujung rambut. Tak terkecuali lubang mulut, lubang dubur dan pusar.
- Tinja pada hari pertama sampai ke-7 berwarna hijau, hari berikutnya berubah jadi kuning.
- Sedangkan warna urin jernih atau kekuningan.
- Warna putih mata tetap putih, tidak kuning.
- jika di usia 4 minggu dinilai semua fungsi tubuh baik, berarti normal.
Itulah beberapa ciri bayi yang sehat dan normal. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.
sumber:setiawanputu.blogspot.com