Tumbuhnya Benjolan Di Tubuh Bayi

Penyakit ISPA Pada Anak

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) merupakan infeksi yang berawal dari saluran pernapasan hidung, tenggorokan, laring, trakea, bronchi dan alveoli. ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura.
ISPA (Infeksi saluran pernafasan akut) yaitu infeksi akut dan saluran pernapasan. Infeksi akut yang selama ini kita kenal adalah suatu serangan vector penyakit (virus, bakteri, parasit, jamur, dll) selama 14 hari lebih dan jika dibiarkan dapat menjadi kronis, sedangkan saluran pernapasan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya adalah organ-organ yang terlibat dalam pernapasan.
Tanda Bayi Anda Sudah Siap Untuk Makan

Kesiapan setiap bayi dalam menerima makanan lain selain ASI (M-PASI) berbeda-beda. Waktu pemberian haruslah tepat karena jika tidak akan membuat selera bayi mengkonsumsi ASI menjadi berkurang. Ada beberapa tanda-tanda yang bisa dilihat apakah bayi Anda sudah siap untuk makan. Bayi sudah siap untuk makan bila melakukan hal-hal seperti berikut:
Kesiapan Fisik :
Makanan Yang Dianjurkan Untuk Pendamping Makanan Bayi

ASI merupakan makanan utama dan pertama bagi bayi anda. Kandungan yang kaya akan berbagai macam kebutuhan yang diperlukan oleh bayi, semuanya berada dalam ASI.
Semua jenis makanan apapun akan sulit menandingi kualitas ASI. Jangka waktu pemberian ASI ekslusif yang baik bagi bayi anda adalah hingga mencapai usia 6 bulan. Setelah sekian bulan memenuhi kebutuhan ASI-nya, kini si kecil siap menerima rasa baru pada lidahnya. Ia siap mencoba makanan padat pertamanya.
Pantau Gizi Anak Lewat Berat Badan

Anak yang sehat ditandai dengan bertambahnya tinggi dan berat badan. Idealnya setiap bulan orangtua memantau pertambahan berat badan (BB) untuk mengetahui kondisi kesehatan si kecil sehingga jika ada penyimpangan segera diketahui penyebabnya. Untuk mengetahui ada tidaknya penurunan dan kenaikan berat badan (BB) bisa dilihat pada Kartu Menuju Sehat (KMS) yang diberikan di rumah sakit atau posyandu. Dari KMS, orangtua bisa mengetahui apakah BB si kecil masuk ke dalam kurva normal, kurang, atau berlebih.
Mengenali Gejala Sariawan Pada Bayi

Posisi Tidur Yang Baik Dan Aman Untuk Bayi Usia Dibawah 6 Bulan

Anda mungkin sudah tahu bahwa posisi tidur yang baik dan aman untuk bayi Anda adalah terlentang atau miring. Namun begitu, ternyata jika bayi Anda posisi tidurnya terlentang terus menerus tidak baik juga lho!
Tengkorak/batok kepala bayi Anda masih sangat lunak dan sangat mudah mengalami perubahan bentuk. Jika Anda membiarkan si kecil terus menerus tidur dengan posisi terlentang, maka lama kelamaan bentuk kepalanya akan “peang” dan bagian belakang akan terlihat rata.
Perilaku Yang Sering Menyertai Bayi Yang Menderita Alergi

Alergi termasuk gangguan yang menjadi permasalahan kesehatan penting pada usia anak. Gangguan ini ternyata dapat menyerang semua organ tanpa terkecuali, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan berbagai bahaya dan komplikasi yang mungkin bisa terjadi.
Belakangan terungkap bahwa alergi menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya, karena alergi dapat mengganggu semua organ atau sistem tubuh kita termasuk gangguan fungsi otak. Gangguan fungsi otak itulah maka timbul gangguan perkembangan dan perilaku pada anak seperti gangguan emosi, keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi hingga memperberat gejala penderita Autis dan ADHD (Hiperaktif).
Mengenal Pola BAB Pada Bayi

Bayi baru lahir hingga bulan-bulan awal kelahirannya, mempunyai pola BAB yang berbeda dengan anak atau orang dewasa. Jika bayi BAB lebih dari sekali setiap hari atau bahkan tidak BAB seharian penuh, jangan langsung khawatir. Pola buang air besar pada bayi memang masih berubah-ubah. Lalu bagaimana mengetahui pola buang air besar pada bayi yang masih tergolong normal?
Cara Mengatasi Mimisan Pada Anak

Mimisan atau dalam bahasa kedokteran biasa disebut epistaksis adalah satu keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung. Pendarahan hidung terjadi akibat lepasnya lapisan mukosa hidung yang mengandung banyak pembuluh darah kecil. Secara umum, mimisan terjadi akibat pembuluh darah yang pecah di daerah hidung bagian tengah, namanya pleksus kieselbach. Pembuluh darah ini merupakan anyaman jaringan pembuluh darah yang sangat halus dan tipis.
Mimisan yang kerap terjadi pada anak, biasanya tidak berbahaya selama anak masih terlihat sehat, aktif bergerak dan tidak disertai gejala demam.
Adapun penyebab mimisan antara lain :
Waspadai Benturan Di Kepala Anak

Setiap kali kepalanya terbentur agak keras, anak-anak yang masih kecil biasanya menangis karena kesakitan atau karena terkejut. Semakin keras tangis si anak, semakin cemas kita dibuatnya. Sebaliknya kalau benturan di kepala tidak sempat membuat anak menangis ataupun rewel, bayangan cedera yang berat pun lekas pupus karenanya. Setiap benturan di kepala bisa saja menimbulkan trauma atau cedera yang berbahaya. Secara klinis, trauma ini akan ditandai dengan benjolan, memar atau bisa juga disertai perdarahan atau gegar otak, entah karena perlukaan di bagian luar atau di dalam tulang tengkorak (intrakranial). Saat mengalami trauma, anak bisa tetap sadar atau sampai tidak sadarkan diri/koma.
Mengatasi Kepala Peyang Pada Bayi

Tidur terlentang pada bayi memang sangat berguna untuk mencegah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome), namun jika bayi anda terlalu lama berada pada posisi tidur terlentang akan berakibat terjadinya ketidaknormalan pada bentuk kepalanya yang disebut Flat head syndrome, atau lebih dikenal dengan kepala peyang.
Kepala peyang tidak hanya bisa terjadi pada kepala bagian belakang saja, namun juga sisi samping kepala bayi. Hal ini biasanya disebabkan bayi terlalu lama berada pada posisi kepala miring ke kiri atau ke kanan saja saat tidur. Selain posisi tidur, kepala peyang pada bayi juga disebabkan oleh beberapa penyebab, yaitu:
- Craniosynostosis, yang merupakan sebuah keadaan medis dimana pembentukan tulang tengkorak kepala pada bayi terbentuk secara prematur. Hal tersebut menyebabkan terjadinya ketidaknormalan pada bentuk tulang tengkorak kepala. Yang paling parah peyang yang disebabkan oleh Craniosynostosis dapat menyebabkan terjadinya penekanan pada otak bayi anda sehingga harus segera ditangani.
Anak Sudah Besar Kenapa Masih Ngompol

Sebagian besar kasus ngompol pada anak dapat sembuh dengan sendirinya ketika usia anak mencapai 10 – 15 tahun. Hanya sekira 1 dari 100 anak yang masih tetap ngompol setelah usia 15 tahun. Bila diabaikan, hal ini akan berpengaruh bagi anak. Biasanya, anak menjadi tak percaya diri, rendah diri, malu, dan hubungan sosial dengan teman-temannya pun terganggu. Dalam dunia kedokteran, ngompol-tidak dapat menahan keluarnya air kencing dikenal dengan istilah enuresis. Lebih khusus lagi, ngompol yang terjadi ketika tidur pada malam hari biasa disebut nocturnal enuresis. Ngompol masih dianggap normal bila terjadi pada anak balita. Namun, jika anak di atas usia 5 atau 6 tahun masih ngompol, setidaknya 2 kali dalam sebulan, hal ini perlu mendapat perhatian khusus.
Penyebab mengompol pada anak-anak antara lain :
Waspadai Infeksi Mata Pada Bayi

Belekan pada bayi belum tentu merupakan hal yang serius, namun untuk amannya kita harus selalu waspada. Untuk belekan yang normal, umumnya terjadi pada waktu bangun tidur. Hal ini wajar karena ‘belek’ memang adalah kotoran mata yang biasa dikeluarkan saat tidur, sehingga saat bangun terkumpul di ujung atau daerah bulu mata. Untuk mengatasi hal ini pada bayi cukup menggunakan kapas yang telah dibasahi air matang dan dibersihkan dari arah dalam ke luar (arah area mata yg dekat hidung ke arah area mata yg dekat pipi).
Namun belekan bisa saja menjadi abnormal apabila terjadi juga diluar dari waktu bangun tidur dan disertai gejala lain. Belekan abnormal pada bayi bisa disebabkan oleh penyumbatan saluran air mata. Umumnya 90% bayi ketika lahir sudah mengalami pembukaan katub pada saluran air matanya. Namun 10% bayi masih mengalami katub yang masih menutup pada saluran air mata yang menghubungkan antara kantung air mata dan rongga hidung.

















