berdebar dan sesak nafas saat hamilKeluhan kehamilan dapat terjadi kapan saja. Bisa pada saat kehamilan muda, atau pada masa kehamilan mulai menua, selain juga pada saat-saat menjelang persalinan. Setiap masa dalam kehamilan memiliki jenis keluhannya sendiri-sendiri. Jika ibu hamil mengalami sering berdebar dan terasa susah bernafas, berarti bisa jadi ibu hamil kemungkinan:

1. Sakit jantung

Gejalanya biasanya diikuti dengan rasa lelah yang tinggi dan susah bernafas.

2. Kekurangan darah merah / anemia

Anemia pada ibu hamil juga bisa menyebabkan ibu hamil menjadi merasa berdebar-debar.

3. Kekurangan gula

Kekurangan ini bisa menyebabkan rasa berdebar, lelah, dan berkeringat.

4. Penyakit hipertiroid

Hormon tiroksida akan menyebabkan berdebar pada taraf berlebih.

Sesak nafas saat usia kehamilan enam bulan keatas wajar terjadi. Hal tersebut disebabkan kondisi rahim yang semakin membesar dengan berat badan bayi yang terus bertambah besar dan akibatnya menekan dinding dada atau diafragma ibu hamil. Sehingga rongga paru akan berkurang dan timbul sesak. Tapi memang ada sebagian ibu hamil tidak merasakan hal tersebut.

Waspadalah jika keluhan tersebut berlangsung terus-menerus, dan kian hari kian bertambah berat. Jika tadinya keluhan itu muncul hanya pada saat melakukan aktivitas fisik, namun sekarang tidak melakukan aktivitas fisik pun sudah berdebar dan sesak napas, kemungkinan ada gangguan jantung dalam kehamilan (vitium cordis). Ibu dengan kondisi begini memerlukan perawatan khusus di rumah sakit, dan pertolongan khusus pula sewaktu persalinan.

Berikut adalah tips untuk membantu mengurangi sesak selama hamil:

* Disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan senam ibu hamil. Senam ibu hamil dapat membuat tubuh tetap sehat dan bugar. Tentu saja senam tersebut harus sesuai dengan usia kehamilan

* Sebaiknya ibu hamil selalu duduk dengan tegak agar ruang paru-paru tidak tertekan dan mempunyai ruang lebih untuk bernafas

* Saat tidur usahakan agar kepala dan bahu diganjal pada satu atau dua bantal

* Jika sesak dirasakan saat berdiri atau berjalan, istirahatlah, bungkukkan badan dan sandarkan badan pada kursi atau bantal

http://www.yadisupriadi.com/wp-content/uploads/2012/06/Paru-paru-basah.jpg