berapa lama sperma hidupSel sperma dihasilkan oleh buah zakar atau testis. Bila kualitas sperma baik, maka peluangnya untuk membuahi sel telur dan menghasilkan kehamilan akan semakin besar. Ketika seorang pria mengalami ejakulasi dan mengeluarkan sperma, berapa lama sperma ini bisa bertahan hidup?

Faktor yang mempengaruhi berapa lama sperma dapat hidup dalam rahim tergantung pada banyak variabel, baik dari komposisi metabolik (kualitas) sperma, lingkungan miss v (temperatur tubuh, level keasaman (ph), kehadiran lendir serviks/cm, kualitas lendir serviks, kemampuan sperma untuk berenang maju dari miss v  menuju saluran sel telur, dan kehadiran antibodi sperma dalam tubuh wanita. namun yang terpenting adalah dimana sperma itu berada. Pada permukaan yang kering seperti di baju atau sprei sel sperma akan langsung mati begitu cairan mani (semen) kering.

Sedangkan di air, seperti di kolam hangat atau bath tub, usia hidup sperma bisa lebih lama lagi karena mereka bisa bertahan di lingkungan yang hangat atau basah. Akan tetapi kemungkinan sel sperma ini berenang dan masuk ke saluran reproduksi wanita sangatlah kecil.

Sementara itu di dalam tubuh wanita, sperma bisa hidup antara 3-6 hari tergantung pada kondisi tertentu, seperti keasaman miss v . Karena itu meski hubungan seks tanpa kontrasepsi dilakukan bukan dalam masa subur, kemungkinan hamil tetap ada selama sel sperma masih hidup.

Sperma sangat kecil tidak terlihat oleh mata telanjang dan perjalanan dimulai dari tubuh pria, butuh beberapa bulan bagi sel sperma untuk terbentuk dan matang. Untuk meningkatkan kesehatan sperma dan perkembangannya yang normal, kecukupan nutrisi dan antioksidan adalah hal yang sangat vital.  Gaya hidup sehat, menghindari kebiasaan yang memperburuk kondisi sperma seperti merokok dan alcohol adalah penting untuk menciptakan sel-sel sperma yang kuat untuk dapat mengarungi perjalanan beratnya kelak.

Saat penetrasi dan pria mengalami puncak ejakulasi, sperma akan masuk ke dalam miss v wanita. Perjalanan berlanjut, sperma berenang melalui rahim dengan bantuan lendir serviks dalam rahim wanita, dan terus bergerak menuju saluran sel telur. Jika sprema tidak segera tiba disana dalam beberapa jam, sebagian besar akan berakhir mati.

Dalam perjalanan panjang tersebut, banyak sperma yang kehabisan energi atau berenang pada arah yang salah, atau pergi ke saluran sel telur yang kosong (yang tidak sedang mengandung telur matang, karena saluran sel telur wanita ada dua buah). Pada beberapa kasus, sperma bahkan dinetralkan oleh antibodi wanita atau oleh lendir serviks yang “hostile” (anti sperma).

Jika lendir serviks wanita ada dan baik, usia sperma akan lebih panjang. Lendir serviks adalah bagian penting dari proses kehamilan. Lendir serviks (CM/Cervical Mucus) melindungi sperma dari Acid (keasaman) miss v. Lingkungan Acid miss v dapat menghentikan pergerakan sperma. Lendir serviks yang diproduksi tubuh dapat melindungi sperma dari acid tersebut. Lendir serviks juga membantu sperma untuk berenang ke tuba fallopi dari rahim untuk mencapai telur. Lendir serviks yang baik juga dapat mendeteksi sperma yang abnormal dan mencegah mereka mendekati sel telur. FertileCM membantu meningkatkan kuantitas dan kualitas lendir serviks yang baik untuk membantu sperma melaksanakan tugasnya.

Bila sperma beruntung, ia masuk ke saluran telur yang benar, pada saat yang tepat ketika wanita berada pada kondisi paling subur dan telur matang, dan pembuahan dapat terjadi. Namun bila belum ada telur yang matang, mereka harus menunggu sekitar waktu ovulasi, saat telur jatuh. Dalam beberapa kasus, sperma sehat dapat bertahan di rahim sekitar 3 hari. Bisa sampai 5 hari pada sperma yang sangat kuat dan sehat, namun jarang.

Dari jutaan sperma yang memulai perjalanan, hanya beberapa perenang yang lincah dan unggul saja yang dapat berhasil. Inilah mengapa waktu hubungan di saat yang tepat sangat penting untuk meningkatkan peluang anda untuk hamil. Pada waktu yang salah, sperma yang bertahan akan berenang-renang di tuba fallopi menunggu kehadiran telur matang. Jika telur hadir, satu sperma yang masih bertahan hidup dan cukup berenergi dapat mendekati telur dan menembus masuk untuk membuahinya.

Sumber gambar : http://www.omurokur.com/wp-content/uploads/yumurta.jpg