Kehamilan & Kelahiran

Beberapa Hal Yang Membuat Panik Menjelang Persalinan

ketakutan saat melahirkanSelama masa kehamilan, tentu Anda sudah dibekali oleh segudang nasehat untuk menghadapi persalinan. Namun, proses persalinan tidak selamanya akan berjalan lancar sesuai dengan harapan. Terkadang hal-hal di luar harapan masih saja terjadi sehingga bisa menimbulkan kepanikan menghadapi persalinan.

Lalu, kira-kira kepanikan apa saja yang bisa membuat calon ibu merasa takut ketika mendekati masa persalinan? Berikut adalah beberapa hal yang membuat panik menjelang persalinan.

1. Rasa sakit ketika akan melahirkan

Rasa sakit yang muncul bisa jadi di luar harapan ataupun bayangan kita, sehingga kita rasanya ingin menyerah dan meminta obat penghilang rasa sakit saja kepada dokter atau perawat yang ada di rumah sakit. Padahal tadinya, Anda sudah berpikir dan memutuskan untuk melakukan proses persalinan tanpa menggunakan obat apapun. Menurut para ahli, penggunaan obat pereda rasa sakit (epidural) saat masa persalinan tidaklah salah. Hal ini hanya tergantung dari pola pikir masing-masing ibu saja. Yang terpenting adalah proses persalinan bisa berjalan dengan lancar dan kondisi si ibu serta janinnya juga aman.

2.  Operasi caesar

operasi sesarSemua ibu pasti mengharapkan persalinannya berjalan normal dan lancar. Namun, terkadang suatu kondisi tertentu mengharuskan suatu persalinan dilakukan melalui jalan caesar. Bagi sebagian orang, hal ini tentu tidak bisa diterima dengan mudah. Namun jika Anda adalah ibu hamil yang harus menghadapi hal ini, Anda harus bisa menerima keadaan ini dengan lapang dada.

Meskipun tidak sesuai dengan keinginan Anda, tapi yang terpenting adalah memikirkan keselamatan bayi yang ada di dalam kandungan. Jika Anda memaksakan diri untuk melakukan persalinan secara normal, Anda hanya akan membahayakan keselamatan diri Anda sendiri dan juga si bayi. Sebagai jalan terbaik adalah menuruti saja saran dari dokter kandungan Anda karena ia pasti tahu metode persalinan seperti apakah yang paling aman untuk Anda.

3. Diinduksi karena bayi tidak memperlihatkan tanda-tanda persalinan

Dalam beberapa kasus, kelahiran bayi tidak selalu berjalan tepat waktu, kadang mengalami waktu persalinan lebih awal atau bahkan persalinan lewat waktu. Beberapa ibu hamil mungkin sudah merasakan kontraksi dan rasa mulas selama berhari-hari, namun si bayi belum juga memunculkan tanda-tanda akan segera keluar. Jika hal ini terjadi, salah satu cara yang paling sering digunakan adalah dengan melakukan induksi. Anda tidak perlu khawatir jika harus menghadapi kondisi ini karena induksi akan jauh lebih baik daripada menunda kelahiran si bayi. Induksi tidak akan menimbulkan efek samping yang buruk bagi kesehatan Anda maupun janin dalam kandungan. Justru ketika Anda membiarkan bayi terus berada dalam kandungan padahal HPL (hari perkiraan lahir) sudah lewat, hanya akan membahayakan kondisi bayi Anda.

Sumber gambar :
1. http://images.detik.com/content/2012/10/10/1382/145131_bayithinkstock.jpg
2. http://www.konsultasisyariah.com/uploads/2012/05/operasi-460x250.jpg