kehamilan, menghitung masa suburKehamilan adalah hal yang sangat ditunggu bagi pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran seorang anak di keluarganya. Dengan kehadiran buah hati akan membuat keluarga semakin terasa hidup dan semakin lengkap, namun adakalanya kehamilan yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. Banyak kendala yang membuat mereka sulit untuk mendapatkan kehamilan dimulai dari masalah kesuburan, tingkat psikologi mereka, disfungsi hormon, dll.

Namun ada kalanya kehamilan tidak mereka dapatkan karena mereka tidak tepat melakukan hubungan seksual. Mereka tidak mengetahui, kapan saatnya wanita memasuki masa subur sehingga kesempatan untuk terjadi ovulasi semakin besar. Masa subur sangat berguna bagi mereka yang menginginkan hamil dan bagi yang ingin menunda kehamilan.

Bagi yang menginginkan kehamilan, masa subur bisa dijadikan patokan untuk melakukan hubungan seksual karena saat itu ovulasi sedang terjadi sehingga kemungkinan hamil sangat besar. Sedangkan bagi yang mau menunda kehamilan, masa subur merupakan masa yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Ada beberapa cara untuk mengetahui kapan masa subur seseorang :

  • ¬†Berdasarkan Perhitungan Basal Body Temperature (BBT)

Maksudnya disini adalah suhu tubuh pada saat terjaga, yang biasanya dihitung pada pagi hari. Pencatatan harus dilakukan setiap pagi,pada jam yang sama misalnya jam 7 pagi. Pada saat terjadinya Ovulasi, hormon progesteron akan mendorong suhu tubuh naik sekitar 0.2 derajat celcius. Cara ini memang agak sulit dilakukan, karena dibutuhkan komitmen dan konsistensi.Alat yang dipergunakan adalah termometer.

  • Berdasarkan Perubahan Lendir Vagina (Mucus)

Mucus mengalami perubahan penampilan saat haid,dari basah, kental keruh sampai putih licin seperti putih telur pada puncak subur. Untuk mengetahuinya bisa dilakukan dengan tes jari. Mucus pada saat subur berpenampilan putih,licin dan tidak mudah pecah/melar.

  • Berdasarkan Siklus Haid

Pada umumnya siklus haid setiap wanita berbeda-beda, ada yang panjang, pendek dan ada juga yang tidak teratur.Namun biasanya ovulasi terjadi 12 hingga 16 hari sebelum haid berikutnya. Agar cepat hamil perhitungan berdasarkan siklus haid ini biasanya lebih efektif.

  • Sistem Kalender

Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu :
Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.
Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 – 11 = 20, dan 26 -18 = 8, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20.

  • Penggunaan Tools Penghitung Masa Subur

Banyak tools atau software yang sekarang beredar yang dapat digunakan untuk menghitung masa subur.  Dalam tool tersebut anda hanya tinggal memasukkan tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) setelah itu akan muncul tanggal perkiraan masa subur seseorang.

(Dari Berbagai Sumber)
http://www.ingateros.com/wp-content/uploads/2010/10/Masa-subur-besar.gif