23
March

cabe-rawit-violetAkhir-akhir ini cabe rawit violet menjadi buah bibir di kalangan penggemar tanaman hias. Sebab tanaman ini selain cantik juga sangat bagus sebagai penghias taman. Cara penanamannya pun tidak sulit sehingga layak untuk dicoba.

Cabe rawit paling kecil diantara cabe yang lain. Namun jenis ini justru yang paling pedas. Cabe rawit ada dua jenis, yakni cabe rawit biasa dan cabe rawit hias. Cabe rawit biasa adalah yang biasa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat. Sedangkan cabe rawit hias warnanya violet. Warna violet itu akan berubah menjadi merah bila sudah tua.

Cabe rawit hias ini bisa dijadikan sebagai penghias taman. Sedangkan di meja hidang bisa menjadi penghias makanan sebelum disantap. Hanya cabe rawit ini tidak dikonsumsi sebab rasanya tidak enak.

Menanam Di Pot
Cara menanam cabe rawit violet sama seperti menanam cabe rawit biasa. Cabe ini lebih menguntungkan ditanam di pot dibanding di tanah langsung. Sebab akarnya tidak menghujam jauh ke dalam tanah. Sehingga pada musim kemarau akar tidak mampu mengakses air di dalam tanah. Kondisi ini membuat tanaman kerdil dan lama-lama mati.

Lain halnya bila di tanam di dalam pot. Ketersediaan air selalu terjaga karena selalu disiram. Kondisi ini membuat tanaman berbuah tak kenal musim. Hini disebabkan kebutuhan air dan nutrisi terpenuhi dengan baik.

Umumnya menanam cabe violet dari bijinya. Meski ditanam dari biji tetapi biasanya tidak menyimpang dari aslinya. Biji diambil dari buah yang telah masak. Warna merah menandakan cabe telah tua. Buah cabe kemudian dikeringkan. Pengeringan beretujuan agar kadar air biji berkurang sehingga tidak mudah berjamur. Setelah kering dibelah memanjang dan diambil bijinya. Menyemaikan biji dilakukan dengan cara menaburkan di media tanam.

Cabe akan tumbuh subur bila ditanam di media tanam yang subur. Media tanam bisa dibuat sendiri dengan cara mencampur pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1 : 1. Pupuk kandang bisa diganti kompos.

Perawatan
Agar tanaman tumbuh subur dan berbuah perlu dirawat. Perawatan dilakukan dengan cara menyiraminya bila tanah kelihatan kering. Penyiraman sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum matahari terbit. Bisa juga sore hari menjelang matahari terbenam. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan selang agar debit air tidak terlalu deras. Hal ini untuk menghindari media tanam di pemukaan pot hilang akibat tekanan air yang deras.

Pemupukan juga perlu dilakukan. Gunakan selalu pupuk organik. Pemberian pupuk jangan berlebihan, sebab bisa menyebabkan tanaman mati. Dosis dan waktu pemupukan perhatikan pada label pupuk. Umumnya cabe rawit violet sudah berbuah pada umur 75 hari hingga 4 bulan. Selanjutnnya tanaman akan terus berbuah.

Sumber : majalah kartini

Be Sociable, Share!

Artikel yang Berkaitan:

Leave a Reply

*